Lomba PBB : Bertanding Dengan Profesional

0

Bali, investigasi.today – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Tentara Nasional Indonesia, Kodam IX/Udayana menggelar lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dimulai pada Selasa (12/9) sampai dengan Rabu (12/9) bertempat di Makorindam IX/Udayana, Kediri Tabanan.

PBB adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara hidup Angkatan Bersenjata/masyarakat yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan dan disiplin sehingga senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan individu dan secara tidak langsung juga dapat menanamkan rasa tanggungjawab.

Pada kesempatan tersebut Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Windiyatno memberikan arahan kepada seluruh peserta agar dapat bertanding dengan profesional dalam artian mengedepankan sportifitas dalam mengikuti lomba ini, baik dari pihak peserta maupun Tim Juri agar melaksanakan kegiatan ini dengan baik, menjunjung tinggi sportifitas dan objektifitas. Didalam suatu perlombaan sudah tentu ada yang menang dan ada yang kalah, bagi yang menang harus dapat dipertanggungjawabkan termasuk oleh Tim Juri, oleh karena itu Tim Juri harus menilai dengan seteliti mungkin agar dapat dipertanggungjawabkan. Kemudian juga bagi yang kalah jangan mudah merasa berputus asa, berlatihlah dengan lebih giat lagi sehingga dalam lomba-lomba mendatang dapat meraih kesuksesan. Demikian ujar Danrindam.

Peserta terdiri dari 500 orang yang terbagi dalam 20 peleton dari satuan jajaran Kodam IX/Udayana yang ada di Provinsi Bali, adapun materi yang dilombakan terdiri dari tiga kelompok materi seperti : Cara Berkumpul ( teknik berkumpul, pundak kiri senjata, lencang kanan, tegak senjata, sikap istirahat, penghormatan umum dan laporan), kemudian Gerakan Di Tempat ( Hormat senjata, hadap kanan/kiri, hadap serong kanan/kiri, balik kanan dan pundak kiri/kanan senjata) dan terkhir adalah Gerakan Berjalan ( 4 langkah kekanan/kekiri, 4 langkah kedepan/kebelakang, buka/tutup barisan,jalan ditempat, tiap-tiap banjar dua kali belok kanan, dua kali belok kanan/kiri, haluan kanan/kiri, melintang kanan/kiri, langkah biasa, langkah devile dan hormat kanan) dengan durasi waktu masing masing peleton 20 menit. ( Iskandar/ Wayan )