Mantapkan Program Satu Data, Wagub Jatim Kunjungi DisKominfo Jatim

0
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat rapat koordinasi dengan jajaran Diskominfo Prov. Jatim

Surabaya, Investigasi.today – Guna memantapkan dan mensinkronkan program satu data atau big data Jatim, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendatangi kantor Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Prov. Jatim, di Jl Yani 242-244 Surabaya, Senin (19/9).

“Kedatangan kami ini menindaklanjuti petunjuk dari Ibu Gubernur Jatim tentang program satu data atau big data Jatim yang sejak awal menjadi program Gubernur Jatim sejak awal dilantik, yakni dapatnya dilakukan sinkronisasi data antar OPD di jajaran Pemprilov. Jatim dengan baik, yang selanjutnya dikumpulkan dan dikelola oleh Dinas Kominfo Jatim,” ujar Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak usai rapat koordinasi dengan jajaran Diskominfo Prov. Jatim.

Ia menjelaskan, saat ini pengumpulan data telah dilakukan dan dikoordinasikan  Dinas Kominfo Jatim, untuk selanjutnya dimasukan dalam data warehouse. Di warehouse ini, data dipilah-pilah dalam berbagai variabel sehingga bisa dianalisa sesuai kebutuhan dan prioritas Pemprov Jatim.

Dicontohkan, dengan sistem data yang dibangun pada akhir tahun 2019, berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), maka pada tahun 2020, Diskominfo Prov. Jatim dapat melakukan pemadanan data peneriman bantuan sosial sehingga tidak ditemukan adanya duplikasi atau double penerimaan dana bansos. 

“Melihat kesuksesan di tahun 2020 tersebut, Ibu Gubernur terus mengembangkan satu data Jatim pada tahun 2021 ini,” ujar mantan Bupati Trenggalek ini sambil menambahkan tindak-lanjut telah Dinas Kominfo Jatim. Diantaranya,  melalui  penerbitan surat ke OPD di jajaran Pemprov. Jatim untuk segera mengumpulkan daftar data per OPD maksimal tanggal 30 april 2021. 

Dari daftar data yang diserahkan kepada Diskominfo. Prov. Jatim ini, lanjut Wagub Emil Dardak, akan dimunculkan data yang sudah teranalisa dan dimunculkan dalam sebuah dash board data yang pimpinan Pemprov. Jatim beserta seluruh KaOPD dapat memanfaatkan data tsb. Bahkan, sebagai data yang bersifat terbuka atau open data dapat diakses oleh masyarakat. “Evaluasi kami terhadap sistem big data yang sudah dibangun Pemprov. Jatim ini sudah cukup bagus “pungkasnya. 

Wagub Jatim Emil Dardak mengakui pencapaian satu data/big data Jatim dilakukan secara gradual sesuai prioritas program. Hadir dalam kegiatan rakor ini a.l. Kadiskominfo. Prov. Jawa Timur, Benny Sampir Wanto, Sekretaris Diskominfo Prov. Jatim, dan Kabid. Aplikasi dan Informatika. (gm)