Friday, July 12, 2024
HomeBerita BaruNusantaraMeriahkan HUT Kota Amlapura, Pameran Bonsai Digelar di Karangasem

Meriahkan HUT Kota Amlapura, Pameran Bonsai Digelar di Karangasem

Karangasem, investigasi.today – Komunitas Sekaa Demen Bonsai Karangasem ikut meriahkan HUT Kota Amlapura ke-382. Mereka menggelar pameran bonsai pertama kali di Kabupaten Karangasem, Bali.

Puluhan jenis bonsai dipamerkan di halaman pusat perbelanjaan Arta Sedana di jalan Diponegoro, Amlapura, Karangasem, Bali, Jumat (24/6) siang. Pengunjung yang datang pun terlihat antusias menyaksikan pameran tersebut.

Ketua Panitia Ida Bagus Mahadewa mengatakan, selama ini para pecinta bonsai di Karangasem tidak memiliki ruang untuk memperlihatkan tanamannya. Sehingga ia berharap pameran ini bisa menjadi ajang pertemuan para pecinta tanaman tersebut.

“Kami mengadakan kegiatan jemur bonsai ini berkaca dari pameran-pameran bonsai yang diadakan di kabupaten lain, sehingga kami coba adakan di Karangasem. Kenapa harus jauh-jauh menyaksikan pameran bonsai, kalau di sini juga bisa melakukannya. Tapi karena ini baru pertama kali, jadi kami adakan dalam skala kecil dulu,” kata Mahadewa.

Dikatakan Mahadewa, peserta pameran jemur bonsai merupakan warga Karangasem. Mereka datang membawa dua hingga lima bonsainya untuk dipamerkan. “Dari yang tercatat ada sekitar 60 bonsai berbagai jenis dan bentuk. Tapi kami perkirakan akan lebih dari itu yang ikut, karena tadi ada beberapa orang yang sudah telepon dan mengaku akan ikut memeriahkan kegiatan ini,” tuturnya.

Dari puluhan bonsai yang ikut pameran, ada satu bonsai jenis kimeng, milik I Ketut Wenten asal Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, yang pernah ditawar sebesar Rp 150 juta.

“Bonsai milik Pak Ketut Wenten itu sudah sering ikut pameran dan perlombaan, juga sempat ditawar Rp 150 juta tapi tidak dilepas. Beliau saat ini tidak ada di sini karena sedang kurang enak badan. Harga bonsai itu tergantung seni dari masing-masing orang, jadi tidak bisa dipatok berapa harganya, itu tergantung peminatnya,” kata Mahadewa.

Kegiatan ini akan digelar selama tiga hari mulai dari Jumat (24/6/2022) sampai Minggu (26/6/2022). Namun, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang, jika antusias masyarakat dan pecinta bonsai tinggi.

Pihaknya juga berencana mengadakan pameran bonsai dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Ia pun berencana membuat perlombaan bonsai karena peminat bonsai sangat banyak di Karangasem.

“Kalau kabupaten lain bisa kenapa kita tidak, tapi kita juga berharap ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bentuk perhatian terhadap kami para pecinta bonsai minimal bisa disiapkan tempat untuk pameran nantinya,” kata Mahadewa. (Iskandar)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular