Minim Koordinasi, Drama Kolosal ‘Surabaya Membara’ Memakan Korban Jiwa

0


Detik-detik jatuhnya penonton dari viaduk

SURABAYA, Investigasi.Today – Drama kolosal ‘Surabaya Membara’ berjudul ‘Gubenur Suryo’ yang bertempat di Jalan Pahlawan berakhir tragis,
Kejadian bermula saat adegan kereta api yang penuh asap melintas di jembatan viaduk yang dipenuhi penonton.

Tiba-tiba beberapa penonton yang berada di pinggir viaduk terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Mengetahui peristiwa itu penonton yang memadati bawah jembatan langsung berteriak.

Tak lama kemudian teriakan penonton kembali terdengar setelah mengetahui beberapa penonton yang kembali jatuh di lokasi yang tidak jauh dari peristiwa sebelumnya. Ditengah kepanikan, petugas bertindak cepat memberikan pertolongan.

Berdasarkan informasi sementara dari BPBD-Linmas, tagedi tersebut memakan tiga korban jiwa dan 16 korban luka. Korban tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya RS PHC, RSUD Soewandhie, dan RSUD dr Soetomo.

Kepala BPB-Linmas Kota Surabaya memastikan jika pihak Pemkot tidak dilibatkan pada gelaran Drama Kolosal Surabaya Membara. “Kebetulan acaranya Pemprov. Tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan kepada kami (Pemkot Surabaya),” terang Eddy.

Hal senada juga disampaikan Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser bahwa kegiatan Drama Kolosal Surabaya Membara sama sekali tidak melakukan koordinasi dengan Walikota Tri Rismaharini.

“Jelas bahwa kegiatan ini tidak ada koordinasi dengan Pemkot Surabaya. Tidak ada izin. Kalau informasi, kami tahu. Tapi mereka tidak minta bantuan kami,” ujar Fikser, Jumat (9/11)

“Panitia seharusnya melakukan rapat atau koordinasi. Ini kita tidak dilibatkan,” tandasnya.

Sementara itu , salah satu korban (Erikawati) merupakan pelajar yang masih duduk di kelas III SD (Sekolah Dasar). Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu di kamar jenazah RSUD dr Soetomo. (Ink)