Musrenbangcam Bangorejo, Anas; Banyuwangi Memerlukan Investasi

0
Teks Foto ; Suasana Musrenbangcam Kecamatan Bangorejo

BANYUWANGI, investigasi.today – Bertempat di pendopo Kecamatan Bangorejo pada Rabu (05/02) Berlangsung acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun anggaran 2021 tingkat Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi dengan tema kemandirian ekonomi melalui penguatan SDM dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran forpimka Kecamatan Bangorejo, Camat Bangorejo (Taufik), Kapolsek/yang mewakili, Danramil/yang mewakili, DPRD, Tim dari Pemkab Banyuwangi meliputi hampir seluruh instansi, Kades seKecamatan Bangorejo, Unsur Pendidikan, Kesehatan, Tokoh agama, Tokoh masyarakat serta tamu undangan dll. 

Melalui Vikon Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan, ” Berbagai negara menjadi maju karena pertumbuhan ekonominya dibantu oleh pariwisata seperti Turki, Amerika, Jepang dll. Pertumbuhan ekonomi kita tidak bisa bergantung dari APBD dan satu – satunya alternatif untuk perkembangan Banyuwangi adalah Investasi tapi Investasi yang ramah lingkungan dan Investasi yang baik bukan semua Investasi misalnya ada Investasi membangun tempat hiburan malam terbesar di Jawa Timur ya jangan diterima karena efeknya tentu banyak meskipun menyiapkan lapangan pekerjaan”, katanya. 

“Setiap Investasi yang baik didorong masuk, Kalau ada satu atau dua orang yang tidak setuju tidak apa – apa karena ini demokrasi tapi yang tidak setuju tidak boleh memaksakan kehendak untuk tidak terhadap Investasi yang masuk”, tambahnya. 

“Tidak semua pulau disewakan tapi hanya pulau tabuhan agar masyarakat tetap bisa ke sana, Pulau tabuhan dulu luasnya 10 Hektar sekarang tinggal 4,9 Hektar karena tidak ada yang mengurus sehingga terkikis (Abrasi),Kalau tidak diurus nanti tinggal 2 Hektar dan lama – lama akan hilang”, tambahnya. 

“Investasi sangat diperlukan karena Pemda tidak akan membangun yang mahal untuk menjaga pulau ini tetap utuh karena lebih bagus membangun jalan di desa – desa, kita tidak mungkin menyuling air laut menjadi air tawar di pulau tabuhan dan Satpol PP tidak akan menjaga terumbu karang karena dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat”, imbuhnya. 

“Polemik terkait pulau Tabuhan harap disudahi karena demi kemajuan dan perkembangan  Banyuwangi dan agar nantinya tidak dicurigai Investasi di Banyuwangi akan didampingi oleh aparat penegak Hukum BPKP, BPK dan KPK”, terang Anas. 

Kepada Bupati Anas Camat Bangorejo (Taufik Rohman)menyampaikan terkait dengan berbagai perkembangan maupun  program di wilayah Kecamatan Bangorejo 

“Kami sudah mengintruksikan kepada semua Kepala Desa untuk menganggarkan antara lain peningkatan kwalitas Smart Kampung, Penurunan kemiskinan melalui bedah rumah tidak layak huni, Setiap Desa memiliki tempat pariwisata, Pengelolaan sampah sehingga tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan baik di jalan maupun di sungai serta di tempat yang lain “, kata Camat. 

Dalam kesempatan kali ini Camat Bangorejo dan tokoh agama Hindu juga menyampaikan kepada Bupati Anas terkait peristiwa di tempat Ibadah agama hindu yang viral di medsos ( Facebook) Dinilai setelah di klarifikasi ternyata informasi tersebut tidak benar alias Hoax. 

” Informasi di Facebook tidak benar, Tempat Ibadah agama Hindu hanya dimasuki orang iseng dan tidak ada pengerusakan bangunan maupun kitab suci “, ujar tokoh agama Hindu. 

Usai acara santunan/berbagi kasih kepada sejumlah anak yatim acara Musrenbangcam yang dimeriahkan dengan tarian gandrung yang dibawakan oleh pelajar dari SMPN 1 Bangorejo tersebut selanjutnya acara ditutup dengan Do’a bersama yang dipimpin oleh tokoh agama (Widodo)