Pembangunan Gresik Selatan Timpang, 7 Kandidat Siap Pasang Badan

0
M.Sukoiri dan pendukungnya saat mengembalikan formulir pendaftaran

Gresik, investigasi.today – Hingga hari ini, Sabtu (14/9) sudah tujuh bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) yang mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor DPC PDIP Gresik, Jl. Jaksa Agung Suprapto.

Tujuh orang tersebut adalah Kades Sidowungu Kecamatan Menganti M. Sukoiri, mantan anggota DPRD Gresik asal PKB Ruspandi Sunaryo, Ketua Bara JP dan Barkod Gresik Rachmad Rofik, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gresik Agus Mualif, dr. Anis Ambiyo Putri, mantan Ketua DPRD Gresik Ahmad Nadir, dan Pengusaha Tri Putro Utomo.

Dokter Anis Ambiyo Putri menjadi satu-satunya perempuan yang mendaftar. Dirinya mengaku terpanggil ikut untuk menjadi Cawabup lantaran merasa ada ketimpangan antara Gresik wilayah utara dan selatan.
“Saya maju karena masih ada ketimpangan antara wilayah Gresik utara dan selatan. Baik dari segi pendidikan, pembangunan maupun kesehatan,” ungkap dr. Anis.

Anis mencontohkan, dari segi kesehatan Gresik utara atau kota punya RS Ibnu Sina. Berbeda dengan warga Gresik selatan yang tidak memiliki rumah sakit rujukan. “Kalau berobat harus ke kabupaten tetangga seperti Mojokerto dan Sidoarjo, karena ke Ibnu Sina membutuhkan waktu berjam-jam,” tutur bendahara Fatayat MWC NU Wringinanom ini.

“Ketimpangan itu sangat nyata. Saya akan perjuangkan pemerataan pembangunan ini jika nanti menjadi wakil bupati,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan kandidat dari Gresik Selatan lainnya, M. Sukoiri, Ia mengatakan dirinya terpanggil untuk mencalonkan diri karena ingin meratakan kemajuan pembangunan, khususnya pembangunan di wilayah Gresik Selatan.

Sedangkan hal berbeda dilakukan tim pendukung Tri Putro Utomo. Sebelum mengembalikan formulir pendaftaran di DPC PDIP Gresik, puluhan pendukungnya melakukan ziarah ke Makam Sunan Giri.

“Tadi ziarah dulu. Lalu bersama menuju kesini (Kantor PDIP Gresik),” ujar Wiwid, salah satu pendukung.

Wiwid menjelaskan, bahwa Tri Putro Utomo tidak dapat ikut karena masih berada di Jakarta. Namun, pemilik beberapa pom bensin tersebut siap berada diposisi bupati maupun wakil bupati.

“Beliau (Tri) ingin membawa gerakan restorasi kawan-kawan Gresik selatan. Intinya ingin menyesejahterakan wilayah selatan. Sehingga ada perubahan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan menyatakan, partainya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membangun koalisi pada Pilbup Gresik. Hal ini lantaran 6 kursi PDIP tak cukup untuk maju karena persyaratan 20 persen atau 10 kursi.

“Soal koalisi sudah kami serahkan ke DPP. Termasuk DPP akan survei 2 kali sebelum keluarkan rekom,” jelasnya.

DPC PDIP Gresik sendiri masih membuka peluang pengembalian formulir hingga besok, Minggu (15/9). (Salvado)