Thursday, May 23, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaPENEMUAN MAYAT GOSONG DI MAKAM KEMBANG KUNING, DI DUGA KORBAN PEMBUNUHAN

PENEMUAN MAYAT GOSONG DI MAKAM KEMBANG KUNING, DI DUGA KORBAN PEMBUNUHAN

Surabaya, Investigasitop.com – Penemuan mayat laki-laki di
makam Kembang Kuning Surabaya pada Sabtu sore (27/5) kini masih menyisakan
misteri. Konon mayat yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut,
ditengarai merupakan korban pembunuhan.
Mayat
tersebut ditemukan kira – kira 30 meter tidak jauh dari pintu gerbang Tempat
Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning. Mayat tersebut tergeletak di antara
jejeran batu nisan. Dengan kondisinya yang mengenaskan. Tubuhnya yang telanjang
terlihat menghitam akibat luka bakar.
Menurut keterangan Japar Suparno, seorang
penjaga makam, mengungkapkan bahwa penemuan mayat tersebut berawal dari
informasi seorang perempuan. Dia memang biasa mangkal di komplek makam
tersebut. “Wanita itu bergegas melapor kepada awak media yang pada saat
itu berada lokasi penemuan mayat. Ia bilang jika di makam atas ada mayat
gosong,” ujarnya.
Namun
Japar tidak percaya begitu saja. Pria  64 tahun tersebut lantas meminta
perempuan itu untuk mengantarnya ke lokasi penemuan mayat tersebut. Sesampainya
di tempat kejadian perkara (TKP), Japar melihat ada sosok mayat laki – laki
selanjutnya Japar melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Sawahan.
Atas laporan tersebut,
sekira pukul 17.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Sawahan yang dipimpin Panit Ipda
Agus Setijadi tiba di lokasi. Sedangkan kondisi mayat yang sudah gosong sangat
menyulitkan identifikasi awal. Namun, polisi menemukan maskara yang masih
menempel di kelopak mata mayat tersebut. Selain itu juga terlihat, jika lubang
dubur mayat terlihat lebih lebar. “Hingga diduga, jika jasad tersebut
merupakan seorang waria (Banci),” tuturnya.
Namun tidak berhenti sampai
di situ berselang beberapa waktu kemudian, Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan
Unit K-9 datang. Polisi segera mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi
penemuan mayat. Lantas anjing pelacak juga dilepaskan untuk mengendus jejak
pelaku yang diduga menghabisi atau membakar pria tersebut tapi Sayang, hasilnya
nihil.
Sesaat kemudian, mayat
dievakuasi ke RSUD dr, Soetomo Surabaya guna keperluan autopsi. Kemudian dari
hasil autopsi diketahui bahwa usia mayat tersebut hingga ditemukan 36 jam.
Seluruh tubuhnya hangus 95 %. Di tubuh mayat tidak ditemukan tanda – tanda adanya
bekas luka penganiayaan, baik menggunakan benda tumpul maupun benda tajam.
Selanjutnya
Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga, membenarkan bahwa ada
kejanggalan di balik penemuan mayat di makam Kembang Kuning Surabaya. Karena
itu, hingga kini polisi masih belum bisa mengungkap identitas mayat tersebut.
Sementara, tim juga sudah
dikerahkan untuk mengidentifikasi TKP. Namun sejauh ini, belum ada yang
berhasil mengetahui siapa pria misterius yang ditemukan terbakar di komplek
makam Kembang Kuning tersebut.
Sisa baju yang ditemukan tidak jauh dari
penemuan mayat tersrbut, menjadi salah satu petunjuk polisi untuk mengungkap
identitasnya. Shinto mengatakan, baju itu mungkin dilepas sebelum pria tersebut
dibakar. 
 karena
tidak mungkin korban melucuti bajunya sendiri sebelum melakukan pembakaran.
“Kemungkinannya kecil sekali jika dia (korban,red) harus melepas bajunya
terlebih dahulu, lalu melakukan pembakaran terhadap dirinya sendiri,”
bebernya, Rabu (31/5/2017).
Kini
Shinto dan timnya masih menyelidiki penyebab kematian Mr X tersebut. Ada dua
kemungkinan yang disampaikan Shinto. Yakni, kemungkinan terbakar pasif dan
aktif.
Penyebab kebakaran aktif
berarti ada tendensi korban membakar dirinya sendiri. Sebaliknya, kebakaran
pasif berarti ada kemungkinan pihak luar yang mengkibatkan korban
meninggal. 
“Saat
ini kami masih belum bisa menentukan meninggalnya korban ini masuk kategori
yang mana. Sebab, kami juga masih dalam tahap pendalaman penyidikan,”
tegas mantan Kasatreskrim Polresta Tangerang tersebut.
Sementara,
identitas mayat tersebut belum di ketahui, pungkasnya…..(Ml)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular