Penerima Subsidi Gaji Rp 600.000, BPJamsostek Sudah Kantongi 13 Juta Rekening

0
Direktur Utama BPJamsostek, Agus Susanto

Jakarta, Investigasi.today – Sebanyak 13 juta rekening pekerja formal calon penerima subsidi gaji Rp 2,4 juta telah dikumpulkan BPjamsostek hingga Rabu (19/8). Pengumpulan rekening itu didapat dari berbagai perusahaan yang telah mengirimkan data pegawai dengan gaji di bawah Rp 5 juta, hal tersebut disampaikan Direktur Utama BPJamsostek, Agus Susanto.

“Data terakhir rekening yang masuk ada 13 juta. Tapi masih harus divalidasi dulu (dengan bank),” ungkapnya, Kamis (20/8).

Agus menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan bakal berupaya sesegera mungkin untuk bisa mengumpulkan target seluruh nomor rekening pekerja calon penerima subsidi gaji Rp 2,4 juta ini, yang total ada sekitar 15,7 juta orang.

“Kita akan terus berusaha keras untuk segera mendapatkan rekening-rekening tersebut,” tandasnya.

Angka pengumpulan 13 juta rekening pekerja yang dihimpun BP Jamsostek tercatat lebih besar daripada yang dilaporkan pemerintah sebelumnya, yakni sebanyak 12 juta.

Sebelumnya Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan bahwa pemerintah telah mengantongi 12 juta rekening pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta yang akan menerima bantuan Rp 1,2 juta selama dua tahap dalam 4 bulan ke depan.

“Ini bagus dan diharapkan berjalan dengan baik. Hari ini (Rabu) tadi saya lihat datanya sudah lebih dari 12 juta yang sudah masuk nomor rekeningnya,” ungkapnya, Rabu (19/8) kemarin.

Seperti diketahui, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut bahwa jika tidak ada halangan pemerintah berencana meluncurkan program subsidi gaji bagi 15 juta lebih pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta per bulan pada 25 Agustus 2020.

Hal tersebut disampaikan Menaker Ida usai acara pembukaan dialog tentang pekerja migran Indonesia yang diadakan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta, Minggu (16/8) lalu.

“Berdasarkan data, sudah ada 12 juta nomor rekening yang masuk. Rencananya Pak Presiden akan menyerahkan secara langsung, meluncurkan program ini Insya Allah tanggal 25 Agustus ini,” ungkapnya saat itu.

Ida menuturkan setelah Presiden Joko Widodo meluncurkan program tersebut, pemerintah akan memberikan subsidi gaji senilai Rp600.000 per bulan selama empat bulan atau total Rp2,4 juta kepada 15.725.232 pekerja swasta dan pegawai honorer di instansi pemerintah yang upahnya kurang dari Rp5 juta per bulan.

Pemerintah akan menyalurkan subsidi gaji pekerja untuk bulan September dan Oktober pada akhir Agustus 2020. Subsidi gaji akan dikirim langsung ke rekening pekerja yang datanya sudah diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). (Ink)