Perbaikan Jalan Dalpang Agustus 2017, Terjadi Retakan Jembatan Desa Sebani

0
Pasuruan,Investigasitop.com- Para pengguna jalan yang
melintasi di jalan Lingkungan Dalpang Kelurahan Kutorejo Pandaan harus bersabar
mengurangi kecepatannya. Sebab. Ruas jalan yang menghubungkan Lingkungan Dukuh
dengan Lingkungan Dalpang sepanjang sekitar 1 km kondisinya memang rusak parah.
Hampir lapisan aspalnya
habis tergerus banjir. Dan kerusakan tersebut sudah lama sekali di biarkan
begitu saja. Padahal ruas jalan tersebut termasuk jalur lingkungan perkotaan
kecamatan Pandaan yang melintasi jalur bawah tol Gempol – Pandaan. Kondisi kerusakan
jalan di lingkungan Dalpang tersebut sudah lama berlangsung.
Namun. Kondisinya tetap
saja tak tersentuh perbaikan,bahkan kian lama banyak lubangnya. Hal itu bisa
menyusahkan bagi para pengendara terutama kendaraan roda dua. apalagi di saat
musim hujan tiba,kerap sekali pengendara roda dua yang terjerembap ke lubang
akibat genangan air.
Soal kondisi kerusakan
jalan tersebut pihak Kelurahan Kutorejo sudah melaporkan hal itu ke Dinas PU
Bina Marga,pasalnya untuk perbaikannya di lakukan sekitar bulan Agustus 2017
nanti. Anggaran yang di alokasikan sekitar kurang lebih Rp 500 juta. Anggaran
tersebut cukup besar karena kerusakannya cukup parah sekali, apalagi ruas
jalur  tersebut berada di lingkungan
Perkotaan di Kelurahan Kutorejo Pandaan. Ninik Chotiyah Lurah Kutorejo saat
menyampaikannya kepada wartawan Investigasi
29/05/17.
Sementara itu akibat di
terjang banjir yang cukup besar.meluapnya air sungai yang sampai meluber ke
rumah-rumah penduduk. Salah satu jembatan di Desa Sebani Kecamatan Pandaan mengalami
retak. Akibat keretakan jembatan di bagian pondasi bawah tersebut. Untuk semua
kendaraan roda empat di larang untuk melintasinya. Akibatnya suatu saat bisa
terjadi ambrol. Retakan jembatan ini yang menghubungkan dari desa Sebani menuju
Dusun Klagen. Syaiful Kepala Desa Sebani membenarkan hal itu. Di sampaikannya.
Keretakan jembatan di
Dusun Klagen tersebut sudah lama sekitar 3 bulan lalu akibat di terjang banjir
besar. Soal kondisi retaknya jembatan tersebut. Hartono Kabid Pemeliharaan
jalan dan jembatan mengatakan.untuk perbaikannya. Apakah di agendakan tahun ini
2017 ataukah tahun depan 2018. Kita lihat nanti, dan kami belum bisa
memastikannya. Jelasnya. (Shod)