Saturday, July 13, 2024
HomeBerita BaruJatimSalurkan Bantuan Stunting, Pj Walkot Mojokerto Datangi Rumah Warga

Salurkan Bantuan Stunting, Pj Walkot Mojokerto Datangi Rumah Warga

Mojokerto, investigasi.today Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, hingga camat terjun langsung ke rumah warga untuk menyalurkan bantuan bagi balita stunting. Kegiatan ini dalam rangka merayakan Hari Otonomi Daerah (Otda) yang jatuh pada 25 April.

Diketahui terdapat 117 balita stunting yang tersebar di 18 wilayah kelurahan se-Kota Mojokerto yang menjadi sasaran penerima bantuan. Masing-masing menerima paket bantuan berisi telur 2 Kg dan susu UHT 125 ml 1 karton.

“Sudah dibagi, dinas apa menyerahkan ke mana, semua ikut turun langsung. Aksi ini sebagai cermin, kalau persoalan stunting itu bukan hanya kerja OPD tertentu. Semua memiliki kewajiban untuk terlibat,” ujarnya, Kamis (25/4).

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto membagikan paket bantuan stunting ke sejumlah wilayah. Moh Ali Kuncoro mendatangi lingkungan Kedundung. Lalu Dinas Kominfo menyasar dua balita stunting di lingkungan Balongsari. Sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta UPT Sekolah menyalurkan bantuan ke 10 balita stunting di wilayah Kecamatan Kranggan.

“Ini sebagai wujud komitmen pemkot untuk berperan aktif untuk menurunkan angka stunting,” katanya.

Dia menekankan upaya pengentasan stunting perlu dilakukan demi mencetak generasi yang berkualitas di masa depan. Dia berharap dengan pemberian bantuan ini anak-anak calon generasi penerus bisa tumbuh sehat, aktif, dan ceria sejak dini. Apalagi usia balita adalah masa emas dalam tumbuh kembang manusia.

Dia menjelaskan Pemkot Mojokerto terus bersinergi dalam menangani kasus stunting. Hal ini terbukti dengan menurunnya angka stunting di Mojokerto. Data dari Dinas Kesehatan PPKB Kota Mojokerto mencatat per bulan Maret 2024 prevalensi stunting berada di 1,96 persen, atau turun dibandingkan persentase Desember tahun lalu yang sebesar 2,04 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan PPKB dr Farida Mariana mengungkapkan pemberian bantuan berupa protein karena dinilai efektif dalam upaya penurunan stunting.

“Ini bagian dari kampanye kita, double protein hewani. Bagaimana asupan protein hewani bisa optimal terutama pada anak-anak stunting,” terang dr. Farida. (Yanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular