SATU SAK SEMEN UNTUK DUA MOLEN PASIR WARNAI PROYEK TANPA PAPAN NAMA

0
Banyuwangi,
Investigasitop.com – Program pemerintah kabupaten
Banyuwangi melalui Dana APBD yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat
dalam hal meningkatkan infrastuktur bangunan sangatlah layak untuk mendapatkan
acungan jempol akan tetapi apa yang terjadi di lapangan ternyata ketika dalam
pantauan awak media telah di temukan ada suatu kejanggalan pasalnya dalam
melaksanakan kegiatan penahan badan jalan proyek tanpa papan nama tersebut
terkesan asal — asalan ketika melakukan kegiatan.
Ketika di temui awak media salah
seorang pekerja yang ketika itu tengah beristirahat bersama beberapa teman
pekerja lain sempat menuturkan bahwa kegiatan sudah berlangsung satu minggu
terus terang untuk papan nama memang belum terpasang dan nama pelaksana
kegiatan dari CV RIMBA TIRTA,ujar.dan ketika di singgung untuk ukuran campuran
antara semen dan pasir secara terus terang mengakui bahwa Satu Sak Semen Bosowa
untuk Dua Molen Pasir,imbuhnya. Namun ketika akan di konfirmasi terkait
kegiatan tersebut pihak pelaksana maupun pengawas tidak berada di lokasi.
Proyek tanpa papan nama yang sedang
melaksanakan kegiatan tersebut sebenarnya terletak tidak jauh dari kantor desa
Sambirejo kecamatan Bangorejo akan tetapi sangat di sayangkan bilamana kegiatan
tersebut lepas dari pantauan serta pengawasan dari pihak pemerintah desa
Sambirejo karena selama ini sudah menjadi rahasia umum dan kerap terjadi
bangunan tidak bisa bertahan lebih lama dan kemudian ambruk karena akibat dari
suatu kegiatan yang awalnya di laksanakan yang terkesan secara asal — asalan.
Dengan adanya kegiatan yang tidak
jelas asal usulnya lantaran tanpa papan nama tersebut maka tidak menutup
kemungkinan anggapan masyarakat sekitar maupun yang melintas di jalur tersebut
secara tidak langsung akan mengarah ke anggaran dana dari kegiatan yang kini
tengah berlangsung di duga telah menyimpang karena sebagian masyarakat juga
mengetahui kalau anggaran dana untuk papan nama selalu ada dalam kontrak manapun.
(widodo)