Monday, August 3, 2026
HomeBerita BaruJatimUsung Prinsip Kesejahteraan Pekerja, Daycare Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Utama BKKBN Jatim

Usung Prinsip Kesejahteraan Pekerja, Daycare Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Utama BKKBN Jatim

Gresik, investigasi.today – Komitmen PT Petrokimia Gresik (Persero) dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas bisnis dan kesejahteraan sumber daya manusia kembali mendapatkan pengakuan resmi. Unit layanan penitipan anak atau daycare milik perusahaan berhasil meraih penghargaan prestisius dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik, Herdijanto Utomo, dalam puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang berlangsung di Malang beberapa waktu lalu.

Pengakuan ini bukan sekadar piala penghargaan, melainkan bukti nyata konsistensi perusahaan yang telah mengelola layanan pengasuhan anak selama lebih dari tiga dekade.

Lebih dari Sekadar Fasilitas Karyawan

Bagi Herdijanto Utomo, penghargaan ini menjadi cerminan filosofi perusahaan bahwa keberhasilan korporasi tidak hanya diukur dari angka keuntungan semata.

“Petrokimia Gresik meyakini kinerja perusahaan sangat bergantung pada ketenangan dan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Fasilitas ini menjadi jaminan agar para orang tua, terutama ibu pekerja, dapat bekerja dengan fokus tanpa mengabaikan hak tumbuh kembang anak-anaknya,” ujar Herdijanto di Gresik, Kamis (30/7/2026).

Berbeda dengan fasilitas penunjang yang bersifat sementara, Taman Penitipan Anak (TPA) yang dikelola Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) telah beroperasi sejak tahun 1993. Usia puluhan tahun ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap keluarga pekerja telah menjadi budaya, bukan sekadar program sesaat.

Standar Layanan Setara Fasilitas Kesehatan

Dalam penelusuran lebih dalam, keunggulan layanan ini terlihat dari sistem pengelolaannya yang sangat terukur dan profesional. Perusahaan secara rutin melakukan pemetaan kebutuhan pekerja untuk menyesuaikan kapasitas layanan dengan jumlah anak usia dini.

Di balik operasionalnya, terdapat tujuh tenaga pengasuh yang telah bersertifikat kompetensi resmi dalam bidang pengasuhan positif dan perlindungan anak.

Layanan yang diberikan pun melampaui sekadar menjaga anak. Terdapat pemantauan rutin pertumbuhan fisik—mulai dari berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala—serta pencatatan riwayat kesehatan yang terintegrasi dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Tidak berhenti di situ, Petrokimia Gresik menjalin kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Grha Husada untuk program pendampingan orang tua, serta menandatangani nota kesepahaman dengan Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik untuk jaminan rujukan kesehatan anak.

Manfaat yang Meluas ke Masyarakat

Salah satu aspek paling menonjol dari layanan ini adalah sifatnya yang terbuka dan berdampak sosial luas. Data menunjukkan, dari total 56 anak yang dilayani saat ini, hanya 22 di antaranya adalah putra-putri karyawan. Sisanya, sebanyak 34 anak, berasal dari masyarakat umum di sekitar wilayah perusahaan.

Rentang usia yang dilayani pun sangat luas, mulai dari bayi berusia tiga bulan hingga anak usia sekolah dasar.

Kualitas layanan ini bahkan sempat mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, saat melakukan kunjungan kerja. Menurutnya, model layanan ini patut ditiru karena mampu menjembatani kepentingan korporasi dengan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pengasuh, dan keluarga mampu melahirkan layanan pengasuhan berkualitas. Ke depan, kami ingin model ini menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mewujudkan lingkungan kerja yang ramah anak dan berkelanjutan,” tutup Herdijanto. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular