Wisata Religi, Masjid Turen Yang Ajaib Dibanjiri Pengunjung

0


teks foto ; pengunjung sedang menikmati indahnya Masjid Turen

MALANG, investigasi.today – Seiring dengan pergantian Tahun 2017 ke 2018 (Tahun baru) tepatnya pada hari Senin kemarin, tempat Wisata Religi Masjid Tiban yang berlokasi di Jl. Anggur Sanan Turen Kabupten Malang, di banjiri ribuan pengunjung.

Utsman salah satu Wartawan Investigasi Cetak dan Online tidak mau ketinggalan moment itu, dia bersama keluarga besarnya liburan ke tempat tersebut.

Tempat wisata Religi tersebut nampak begitu ramai hingga berjalan pun cukup kesulitan.  Mulai dari pintu masuk berbagai macam ukiran tembok yang bertuliskan Lafadz – lafadz Al-qur’an yang di hiasi dengan Cat berwarna emas dan warna-warni yang mencolok, membuat para pengunjuk terkesimah memandangnya.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Jawa Tengah mengatakan pada Investigasi “Tempat ini unik sekali dan saya baru pertama kali nyampe disini, bangunanya bagus banget bagaikan bangunan Luar Negeri” ,katanya.

“Namun saya agak Aneh melihatnya di dalam kelihatan megah dan nampaknya pembangunan terus berjalan, dari mana dananya ya ? dan kalau secara akal lihat bangunan seperti ini kok gak ada alat-alat berat seperti Traktor dan lain-lain gimana cara ngebangunya ya ?”, lanjutnya dengan nada bertanya.

Masyarakat sekitar juga mengatakan “Memang selama ini saya tidak pernah melihat alat-alat berat dalam proses pembangunan Masjid Tiban ini, ada fikiran heran sih sebenarnya, akan tetapi karena saya asli warga sini jadi heran itu sudah tidak tersirat lagi di fikiran saya (Sudah Biasa)”, ungkapnya.


teks foto ; kabiro Malang Raya bersama putaranya

Utsman selaku Kepala Biro Investigasi Malang Raya bersama Keluarganya H. Toyib, Mertua Laki, Hj. Soli’ah mertua perempuan, Lia Kurnia Istri Utsman, ke dua Putranya (Mohammad Zuhail Fathurrozi/Abdul Ghozi Fa’adilah) dan berikut Dua Keponaknya Icha dan Balqis, ikut bersama-sama melihat-lihat bangunan yang cukup megah itu.

Dalam bangunan Masjid Tiban Turen ada pemandangan Ikan Hias yang terdapat di dinding-dinding tembok bangunan di pintu masuk.

Menurut Salah satu pengurus, Masjid yang di bangun oleh Romo KH. Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam pada tahun 1976. Sebenarnya Masjid Tiban itu, adalah sebagian bangunan Pondok Pesantren Syalafiyah Bihaaru Bahri’ Asali Fadlaairil Rahmah, bangunan pondok tersebut memang tergolong unik, antik dan megah. Bangunan yang berasitektur dengan gaya timur tengah ini, berlantai 10 yang hampir di setiap temboknya terdapat ukiran dan kaligrafi arab.

Sekeliling ponpes juga terdapat berbagai bangunan kecil seperti menara yang ada di setiap masjid.

Beberapa sumber mengatakan Masjid ini dikatakan Masjid Ajaib yang sampai saat ini proses pembangunannya masih tetap berjalan.(Utsman)