Wednesday, August 5, 2026
HomeBerita BaruJatimSemarak HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di...

Semarak HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Gresik

Gresik, investigasi.today – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan ribuan bendera Merah Putih kepada warga di dua kecamatan Kabupaten Gresik, sekaligus membuka akses kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasar, sebagai langkah menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan digelar di Lapangan Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, dan halaman Balai Dusun Karangtumpuk, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Rabu (5/8/2026). Khofifah mengajak seluruh warga Jawa Timur mengibarkan bendera Merah Putih secara serentak sepanjang bulan Agustus, baik di rumah, tempat usaha maupun fasilitas umum.

“Memasuki bulan kemerdekaan, mari kita kibarkan bendera Merah Putih mulai hari ini hingga 31 Agustus. Bagi yang bendera di rumah sudah kusam, rusak, atau bahkan belum memiliki, hari ini kami bagikan agar bisa segera dipasang sebagai tanda cinta dan bangga terhadap tanah air,” ujar Khofifah disambut sorak warga.

Suasana semakin hangat saat Khofifah bersama warga, perangkat desa dan petugas menyanyikan lagu “Hari Merdeka” bersama-sama—menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian peringatan kemerdekaan di wilayah Gresik.

Bukan hanya soal simbol kebangsaan, Khofifah menegaskan semangat kemerdekaan harus sejalan dengan kemandirian ekonomi dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pembagian bendera digabungkan dengan penyelenggaraan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga sangat terjangkau:

• Beras premium: Rp14.000/kg

• Beras medium: Rp11.000/kg

• Minyak goreng: Rp13.000/liter

• Telur ayam ras: Rp20.000/pak

• Tepung terigu: Rp10.000/kg

• Gula pasir: Rp14.000/kg

• Bawang putih: Rp6.000/250 gram

• Bawang merah: Rp6.000/250 gram

• Paket cabai: Rp5.000/200 gram

• Daging ayam ras: Rp30.000/pak

“Ketersediaan pangan terjangkau adalah kunci ketenangan rumah tangga dan fondasi stabilitas ekonomi daerah. Langkah ini juga bagian dari upaya bersama menekan laju inflasi di Jawa Timur,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperluas jangkauan pasar murah ini melalui sinergi erat dengan pemerintah kabupaten/kota, BUMD, Perum Bulog, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya. Selain memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi dan akses pasar bagi produk UMKM serta IKM lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. (Sye)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular