
GRESIK, Investigasi.today – Di tengah kemarau yang membuat air bersih semakin sulit didapat, sebuah bantuan datang bukan sekadar membawa air, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi warga Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyalurkan bantuan air bersih langsung ke permukiman warga, Jumat (11/9/2026). Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT Lalu Lintas ke-71, sekaligus implementasi program Polantas Peduli.
Bagi warga yang tengah menghadapi kesulitan air akibat musim kemarau, kedatangan armada tangki air bukan sekadar kegiatan sosial. Air menjadi kebutuhan paling mendasar yang harus tersedia setiap hari—untuk memasak, minum, membersihkan rumah hingga memenuhi kebutuhan keluarga.
Di tengah kondisi tersebut, Satlantas Polres Gresik memilih hadir langsung ke tengah warga.
Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, bersama Kanit Turjawali, Kanit Kamsel Ipda Andreas, personel Turjawali dan Kamsel Satlantas Polres Gresik, serta Bhabinkamtibmas Desa Pandanan.
Armada tangki air bersih didatangkan hingga ke kawasan permukiman agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang sedang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat mencukupi kebutuhan harian warga, baik untuk memasak, minum, maupun keperluan rumah tangga lainnya. Polres Gresik melalui Satlantas berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun, agar semakin dekat, mau mendengarkan, serta memberikan solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi warga,” ujar AKP Hariyazie.
Menurutnya, peringatan HUT Lalu Lintas ke-71 tidak semestinya berhenti pada seremoni. Momentum tersebut justru menjadi pengingat bahwa tugas Polantas memiliki ruang pengabdian yang jauh lebih luas ketika masyarakat membutuhkan kehadiran negara.
“Kehadiran Polantas bukan hanya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga bagaimana kami bisa memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ketika Air Menjadi Persoalan Sehari-hari
Musim kemarau sering kali menghadirkan persoalan yang tidak terlihat di jalan raya. Ketika sumber air mulai mengering atau pasokannya terbatas, aktivitas sederhana di rumah dapat berubah menjadi persoalan serius.
Karena itu, penyaluran air bersih menjadi bentuk bantuan yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Warga Desa Pandanan pun menyambut antusias kedatangan rombongan Satlantas Polres Gresik. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama menghadapi musim kemarau.
Bagi Polantas, aksi tersebut sekaligus menjadi cara untuk menerjemahkan makna pelayanan publik dalam bentuk yang paling sederhana: datang ketika masyarakat membutuhkan dan memberikan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan.
Peringatan HUT Lalu Lintas ke-71 akhirnya tidak hanya ditandai dengan aktivitas yang berkaitan dengan jalan raya. Di Pandanan, momentum tersebut hadir dalam bentuk yang lebih humanis—sebuah tangki air, warga yang membutuhkan, dan kepedulian yang dikirim langsung ke depan rumah mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Melalui Polantas Peduli, Satlantas Polres Gresik kembali menegaskan bahwa wajah pelayanan kepolisian tidak hanya hadir ketika mengatur kendaraan dan menjaga ketertiban di jalan. Ketika persoalan masyarakat bergeser dari kemacetan menuju kebutuhan air bersih, Polantas pun berupaya hadir di tengahnya. (Ink)


