Saturday, May 21, 2022
HomeBerita BaruJatimBupati Mojokerto Hadiri Agenda Penyerahan Penghargaan Satgas RDB XXXIX-B Monusco Kongo

Bupati Mojokerto Hadiri Agenda Penyerahan Penghargaan Satgas RDB XXXIX-B Monusco Kongo

Mojokerto, Investigasi today – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri Apel Penyematan Pin Vira Cakti Yudha dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Satgas RDB XXXIX-B Monusco Kongo, Yonif Para Raider 503/Mayangkara di lapangan Batalyon Invanteri Para Raider 503/Mayangkara, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, (26/01) pagi.

Penyematan pin Vira Cakti Yudha dan penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2/ Vira Cakti Yudha, Mayjen TNI Andi Muhammad. 

“Hari ini sebagai Panglima Divisi Infantri 2 Kostrad, datang ke sini dalam rangka memberi penghargaan kepada prajurit-prajurit saya, karena telah berhasil melaksanakan tugas di luar negeri, yakni di Kongo,” ungkap Panglima Divif 2/Vira Cakti Yudha, Mayjen TNI Andi Muhammad. 

Dalam penugasan di luar negeri tersebut, Mayjen TNI Andi mengatakan, prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 503/Mayangkara berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

“Ini bukan hanya dari Indonesia saja, tapi hampir seluruh negara ada di Kongo. Dari laporan yang saya terima, prajurit dari Batalyon 503 Mayangkara Divisi Invanteri 2 Kostrad ini dinyatakan berhasil laksanakan tugasnya dengan baik,” katanya.

Dalam hal ini, laki-laki dengan pangkat dua bintang di pundaknya ini memberikan apresiasi dan penghargaan, sekaligus menyematkan Pin Vira Cakti Yudha sebagai tanggungjawab Panglima Divisi Infanteri 2 kepada Prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 503/Mayangkara.

“Selama laksanakan tugas prajurit 503 telah berhasil merebut 147 pucuk senjata organik, ini luar biasa, yang sebelumnya mungkin belum ada. Lalu berhasil membebaskan sandera, turunkan milisi yang bersenjata. Ini susah tapi karena keberhasilan cara pendekatan prajurit saya kepada tokoh milisi itu sampai bisa turunkan hampir 400 orang, kemudian juga berhasil mendamaikan konflik antar suku di sana. Ada suku yang tadinya perang, saling tidak senang, tapi dengan keberhasilan ini, mereka bisa menyatu kembali,” terangnya.

Andi berharap, dengan berhasilnya para prajurit Batalyon Infanteri 503/Mayangkara ini, kedepannya bisa menjadi contoh satuan atau batalyon lainnya. “Ini juga saya katakan di amanat, saya ini beri penghargaan, tidak semua satuan bisa. Ini bisa jantoh satuan lainnya yang ada di TNI, luar biasa,” pungkasnya. (Yanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular