Sunday, April 14, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaBUPATI PAMEKASAN PIMPIN LANGSUNG UPACARA PERINGATAN HARI OTODA XXI

BUPATI PAMEKASAN PIMPIN LANGSUNG UPACARA PERINGATAN HARI OTODA XXI

Pamekasan
investigasitop.com- Bertempat di halaman kantor Bupati Pamekasan, Pemerintah Kabupaten
Pamekasan, menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXI yang
dipimpin langsung Bupati Pamekasan Drs. Achmad Syafii, MSi. Senin (8/5).
Adapun
tema yang diusung pada hari otoda ke XXI ini adalah “Dengan Semangat Otonomi
Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Gaverment”.
Dalam
sambutannya, Bupati Pamekasan membacakan pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo
mengatakan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah yang dilaksanakan setiap
tahunnya merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan
kinerja masing-masing daerah otonom.
“Setiap
pemerintah daerah harus senantiasa meningkatkan kinerjanya seraya menghadapi
berbagai hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah”, kata Syafii.
Penggunaan
teknologi, informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik telah diatur dalam
Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang menegaskan
bahwa pemerintah daerah dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam
penyelengaraan pelayanan publik.
“Untuk
itu diharapkan setiap pemerintah daerah senantiasa berinisiatif untuk mengelola
pelayanan publik berbasis electronic-goverment”, jelasnya.
Pemerintah
pusat melalui Program Nawa Cita Kabinet Kerja, telah berketetapan untuk
membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa
dalam kerangka negara kesatuan.
“Pemerintah
melalui berbagai instrumen kebijakan dan program, senantiasa mendorong dan
mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan
pemerintah daerah”, ujar Syafii menutup sambutannya.
Pada
kesempatan itu pula, Bupati Pamekasan juga memberikan tali asih kepada 28
anggota Satpol PP dan penghargaan kepada Perpustakaan atas apa yang diraihnya
selama ini.
Sementara
itu, saat ditanya pelaksanaan Otoda di Pamekasan, Syafii mengatakan telah
banyak kemajuan-kemajuan yang telah di capai ketika kewenangan itu diberikan ke
daerah. “Namun masih banyak kendala-kendala yang kita hadapi, baik dari
internal maupun eksternal yang setiap saat terus kita lakukan, salah satunya
bagaimana merubah menset dari mental yang terlalu birokratik ke mental yang
lebih berorentasi pada kepentingan masyarakat”jelasnya (jm/mt)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -











Most Popular