Desa Ngadirejo Sukapura Ciptakan Strategi Brownis Tempe Ucet

0

Probolinggo, Investigasi.today – Pelatihan membuat kue Bronis Tempe Ucet / boncis di Desa Ngadirejo bersama ibu ibu PKK yang di hp v ada adakan di Kantor Desa Ngadirejo Kecamatan Sukapura, Sabtu (18/7).

Salah satu organisasi masyarakat yang ada di desa Ngadirejo, ibu ibu PKK yang bertujuan memberdayakan perempuan agar dapat menjadi perempuan yang mandiri dan dapat membina keluarganya.Strategi pemberdayaan membuat kue Bronis  tempe Ucet, bekal ketrampilan tentang konsep dasar kewirausahaan, pelatihan manajemen usaha dan pembukuan sederhana dan materi praktek yang meliputi pelatihan pembuatan Bronis tempe Ucet, Setelah pelatihan diharapkan Kelompok ibu-ibu PKK mempunyai ketrampilan membuat kue Bronis tempe ucet membuat produk olahan berbasis Ucet/ boncis, Dengan memanfaatkan hasil pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dapat membuka usaha bersama dengan demikian bisa memperoleh tambahan penghasilan alternatif keluarganya.

dalam kegiatan pelatihan pembuatan kue bronis tempe Ucet di hadiri oleh kasi ekonomi Kecamatan Sukapura, Siswanto S.sos, Staf Kecamatan Sukapura, Dwi Ani W, Sumarlan, Ketua tim penggerak PKK Desa Ngadirejo, Marmiati, Pendamping Desa Ngadirejo Tekad Sutopo, Kasi Kesra Desa Ngadirejo, Bendahara Desa Ngadirejo, serta anggota PKK Desa Ngadirejo sebanyak 32 orang.

PJ kepala Desa Ngadrejo Rujianto menyampaikan kepada media “Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini secara umum, bertujuan agar terjadi peningkatan produktivitas ibu-ibu rumah tangga tersebut dari kondisi non produktif menjadi produktif secara ekonomi. juga Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan ini, terangkum dalam Program Kemitraan Masyarakat Stimulus yang difokuskan pada pelatihan pembuatan kue brinis Tempe Ucet yang menggunakan Tempe ucet sebagai bahan baku utama produk.

Pemilihan tempe ucet sebagai bahan utama dalam pembuatan produk kue ini, karena didasarkan oleh beberapa faktor-faktor penting, sepertiTempe ucet sebagai bahan baku utama, sangat mudah didapat dan ditemui karena dari hasil kebun sendiri.

Pengolahan tempe ucet bagi sebagian besar masyarakat, khususnya di Desa Ngadirejo.dan Menambah nilai jual ucet itu sendiri, dari makanan tradisional menjadi makanan modern yang bernilai ekonomis tinggi.

Mengubah paradigma masyarakat mengenai keberadaan ucet sebagai makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat kelas bawah menjadi makanan yang dapat dinikmati dan disukai oleh semua kalangan masyarakat dari berbagai segmentasi.Meningkatkan ketrampilan anggota organisasi PKK desa Ngadirejo dalam mengolah ucet menjadi berbagai olahan yang inovatif, sehat dan bergizi. (Anis)