Dugaan RS Manfaatkan Covid-19 Sebagai Ladang Bisnis, Menkes: Kami Tindaklanjuti

0
Menkes Terawan bersama Tri Rismaharini saat meninjau Penanganan Covid-19 di Surabaya

Jakarta, Investigasi.today – Terkait dugaan banyaknya fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit yang memanfaatkan penanganan Covid-19 sebagai lahan bisnis, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membantah dan menegaskan bahwa rumah sakit memiliki etika untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin.

“Saya percaya rumah sakit punya etika yang baik. Semua punya keinginan yang baik untuk memberikan pelayanan dan melaporkan, menagihkan. Kami tinggal verifikasi lewat BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial),” ungkap Terawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (18/7).

Namun demikian, Menkes Terawan berjanji akan memeriksa dugaan tersebut agar tidak menimbulkan masalah seperti yang dituduhkan. Terawan menegaskan bahwa semua hal harus berdasarkan data dan tidak boleh hanya memakai opini.

Pernyataan tersebut disampaikan Terawan saat menyerahkan santunan sebesar Rp 300 juta bagi tenaga kesehatan yang gugur dan insentif bagi mereka yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimatan Selatan pada Jumat (17/7) lalu.

Insentif diberikan kepada 144 orang tenaga kesehatan dengan besaran untuk dokter spesialis Rp15 juta, dokter umum dan gigi Rp10 juta, bidan dan perawat Rp7,5 juta serta tenaga medis lainnya Rp5 juta.

“Ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan setinggi tingginya dari Presiden kepada tenaga medis, supaya mereka tetap punya semangat dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya. (Ink)