Friday, July 19, 2024
HomeBerita BaruHukum & KriminalEddy Hiariej Jadi Tersangka Kasus Dugaan Gratifikasi, Wasekjen Demokrat: Duka Mendalam bagi...

Eddy Hiariej Jadi Tersangka Kasus Dugaan Gratifikasi, Wasekjen Demokrat: Duka Mendalam bagi Komunitas Hukum

Jakarta, Investigasi.today – Wamenkumham Eddy Hiariej ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp7 miliar.

Kasus yang menimpa guru besar hukum pidana UGM itu mendapat sorotan dari Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Jansen merasa heran dengan Eddy Hiariej yang bisa tersandung kasus korupsi. Menurutnya, gaji Eddy sebagai Wamenkumham harusnya lebih dari cukup.

“Kok bisa jadi bergeser begini ya Prof Eddy? Padahal dibanding jadi Dosen dulu, gaji dan pendapatan jadi Wamen ini pasti sudah lebih dari cukup. Apalagi, ditambah dengan segala fasilitas yang melekat pada jabatan ini,” tulisnya melalui utas Twitter atau X, dikutip pada Jumat (10/11).

Saat masih menjadi lawyer, Jansen menceritakan dirinya pernah memakai jasa Eddy Hiariej sebagai saksi ahli.

“Waktu saya masih aktif jadi lawyer dulu, dua kali saya pernah pakai Prof Eddy ini jadi saksi Ahli (atau KUHAP mengatakan keterangan Ahli) dalam perkara yang saya tangani. Satu perkara di Jakarta, satu lagi di Semarang,” sambungnya.

Jansen menilai bahwa saat itu penghasilan Eddy Hiariej sudah banyak karena rate-nya di atas rata-rata.

“Karena memang rate beliau ini cukup tinggi dibanding yang lainnya. Karena memang orangnya pintar, sudah punya buku Hukum Pidana lagi atas namanya sendiri. Itulah yang membuat dia banyak dipakai jadi Ahli dibanyak perkara lainnya. Ditambah sudah profesor dan ada ‘merek’ Fakultas Hukum UGM lagi,” pungkasnya.

Menurut Jansen, kasus yang menimpa Wamenkumham tersebut adalah duka mendalam bagi komunitas hukum.

“Duka mendalam sebenarnya ini bagi komunitas hukum, khususnya para pengajar hukum pidana, beliau ini jadi tersangka di kasus korupsi lagi. Jenis kasus yang mana selama ini beliau banyak jadi Ahlinya di pengadilan,” lanjutnya.

Meski demikian, dia tetap berpegang pada praduga tak bersalah dalam menyikapi kasus tersebut. “Mari kita tunggu vonis pengadilan terhadap kasus ini. Beliau bersalah atau tidak,” tutupnya. (Ink)

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular