Friday, June 21, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaGresik Terpilih Sebagai Kabupaten Smartcity 2017

Gresik Terpilih Sebagai Kabupaten Smartcity 2017

Gresik,
Investigasitop.com – Kabupaten Gresik
terpilih sebagai Kabupaten/kota pintar atau Smart City 2017. Terpilihnya
Kabupaten Gresik sebagai Smartcity bersama 25 Kabupaten Kota di Indonesia. “Ada
tiga Kabupaten di Jawa Timur yang juga bersama Kabupaten Gresik sebagai
Kabupaten Smart City 2017, yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bojonegoro dan
Kabupaten Banyuwangi” tandas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Budi
Raharjo kepada Kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono Kamis (18/5/2017).
Menurut Budi Rahardjo,
Smartcity sendiri adalah kota yang 
berdaya saing  dan berbasis
teknologi informasi didukung sinergi Pembangunan Ekonomi Cerdas (Smart
Economy), Partisipasi Cerdas Masyarakat (Smart People), Tata Pemerintahan
Cerdas (Smart Government), Pengelolaan Sarana Transportasi Cerdas (Smart
Mobility), Pengelolaan Sumber Daya Alam Cerdas (Smart Living), Pemeliharaan
Lingkungan Cerdas (Smart Environment).
Terpilihnya Kabupaten
Gresik sebagai Smart City 2017 ini berdasarkan surat Kementerian Komunikasi dan
Informatika Republik Indonesia tertanggal 5 Mei 2017, nomer
265KOMINFO/DJAl/AI.01.05/05/2017. “Saat ini saya mempersiapkan segala
sesuatunya bauik itu berupa dokumen serta tambahan sarana prasarana agar
nantinya saat launching Smart city 2021, semuanya sudah siap” katanya.
Tentang Gresik Smart
City ini memang ada tahapan yang sudah kami lalui. “Tentunya tahapan itu sudah
sesuai dengan yang sudah ditetapkan Kemenkominfo,”  papar Budi. Beberapa tahapan tersebut yaitu,
pada 2004 Gresik membangun website, tahun 2011 Bupati menerbitkan Perbup
52/2011 tentang Masterplan IT, 2012 Pemkab Gresik membangun Jaringan Fiber
Optik (FO).
Tahun 2013 Bupati
menerbitkan Perbup 44/2013 tentang Simda, tahun 2015 Bupati menerbitkan Perbup
2/2015 tentang Pedoman Pemanfaatan TIK, tahun 2016 Gresik merancang draft
Master Plan TIK 2016-2020. “Untuk tahun 2017, sejak Dinas Kominfo dibentuk
sebagai OPD baru kami membuat usulan e-Gov, melakukan Renaksi ke KPK, Assesment
Gerakan menuju Smart 100 City, dan akhirnya Gresik ditetapkan sebagai Kabupaten
Smart City bersama 25 Kabupaten lain di Indonesia” paparnya bangga.
Untuk launching Smart
city 2021, pihak Dinas Kominfo Gresik terus menerus mengadakan koordinasi
dengan semua anggota Tim TIK dari seluruh Organisasi Perangkat daerah.
“Beberapa bulan terakhir ini, Hampir setiap minggu kami terus menerus
memberikan arahan semacam update TIK. Materinya segala hal termasuk tentang
antisipasi serangan malware ransomeware wannacry yang kami laksanakan hari ini“
papar Budi Rahardjo.
Tentang malware
ransomeware wannacry, Kepala bagian Humas Pemkab Gresik Suyono menyatakan,
bahwa untuk jaringan yang ada di OPD sampai saat ini tidak ada keluhan. “Kami
anggap masih aman karena kami yang ada di OPD ini ibarat di bagian hilir.
Sedangkan hulunya ada di Dinas Kominfo. Selama Dinas Kominfo memprotek
jaringannya, maka jaringan internet di OPD saya anggap masih aman” katanya.

Namun Suyono menghimbau
kepada seluru OPD untuk selalu melakukan update antivirus sekaligus melakukan
backup data-data penting yang ada di computer. “Melakukan backup data adalah
salah satu upaya termudah saat ini apabila suatu saat terdapat system yang
diserang virus tersebut,” katanya. (Alexander)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular