Virtus Showcase : “Reinventing Business in The Digital Age” 2017 Digelar di Surabaya

0

Surabaya, Investigasitop.com – Virtus Technology Indonesia,
penyedia solusi  infrastruktur TI dan anak perusahaan CTI Group, hari ini
menyelenggarakan konferensi dan pameran di bidang TI, Virtus Showcase 2017
 di Hotel Wyndham, Surabaya.  Di tahun kelima penyelenggaraannya,
Virtus Showcase mengangkat tema “Reinventing Business in The Digital Age” untuk
membahas bagaimana perusahaan dapat mendefinisikan kembali bisnis mereka agar
mampu berkompetisi di era ekonomi digital saat ini.
Panel Discussion menampilkan (Ki-Ka) Okky Tri Hutomo, CEO Awak Media Indonesia – Eko Tri Prasetyo, Sub Division Head of IT Auditor Bank Jatim – Rudi Lumanto, Ketua ID-SIRTII – Prof. Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November
Virtus Showcase menghadirkan
Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Joni Hermana yang menjelaskan
bagaimana kesiapan Surabaya menjadi kota melek digital dan Ketua Indonesia
Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (Id-SIRTII) Rudi Lumanto
yang memaparkan situasi keamanan cyber Indonesia terkini. Dalam sesi diskusi
panel yang dimoderatori oleh CEO Awak Media Indonesia, Okky Tri Hutomo, tiga
panelis dari berbagai latar belakang industri bertemu untuk sharing success
story maupun tantangan yang dialami organisasi tempat mereka bernaung selama
proses transformasi digital berlangsung.
Erwin Kuncoro, Presiden Direktur Virtus
“Setiap negara tengah berlomba
menjadi negara berbasis ekonomi digital, termasuk Indonesia yang ditargetkan
menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan nilai USD 130
miliar pada tahun 2020. Perusahaan dituntut untuk dapat bertransformasi menjadi
bisnis yang memiliki tiga hal berikut: real time, inovatif dan gesit untuk
mengambil bagian di ekonomi digital. Selain penerapan teknologi yang tepat,
inovasi menjadi kunci kesuksesan dari proses ini. Para pemimpin bisnis harus
mampu menginspirasi karyawan dalam menciptakan produk baru, merancang ulang
proses dan strategi bisnis. Untuk itu, melalui Virtus Showcase ini, profesional
bisnis yang hadir dapat belajar dari para pembicara ahli tentang bagaimana
bisnis dapat berinovasi untuk memanfaatkan peluang baru serta melindungi aset
berharga dari potensi serangan cyber agar proses transformasi berjalan aman,”
ujar Erwin Kuncoro, Presiden Direktur Virtus, Kamis (18/05/2017).
Pertumbuhan bisnis dan
transformasi digital tengah menjadi prioritas bisnis di tahun 2017 menurut
survey Gartner terhadap 388 CEO di seluruh dunia[1]. Gartner mencatat
56% CEO mengaku inovasi digital telah membantu mereka meningkatkan pendapatan
bagi perusahaan, di mana 22% di antaranya tengah menjadikan digital sebagai
inti dari bisnis mereka. Gartner berpendapat CEO berperan penting dalam
perjalanan transformasi digital perusahaan dan kerja sama antara CEO dan CIO
sangatlah diperlukan. Riset serupa keluaran Forbes[1] terhadap 400
pemimpin bisnis di dunia mengatakan 72% responden mengaku perusahaan mereka
telah mengalami peningkatan pangsa pasar dan 66% responden merasakan benefit di
sisi inovasi produk.
“Ekonomi digital menciptakan
sebuah dunia yang di dalamnya segala sesuatu saling terhubung, sehingga
mengubah cara kita hidup dan bekerja. Dalam dunia bisnis, banyak perusahaan
berlomba-lomba melakukan transformasi digital, namun mereka masih terkendala
oleh  infrastruktur TI yang kurang memadai seperti perangkat TI yang belum
terbaharui, kurangnya staf berkualitas, dan masalah keamanan yang mengancam
jaringan dan sistem TI mereka. Dell EMC sebagai penyedia solusi TI end-to-end
terdepan di dunia hadir sebagai mitra industri untuk membantu proses
modernisasi infrastruktur TI dengan menyediakan beragam solusi sekaligus
menyederhanakan infrastruktur TI, mempersingkat proses kerja, serta mengurangi
biaya dan waktu,” ujar Catherine Lian, Managing Director Dell EMC Indonesia.
“Keamanan informasi menjadi
bagian penting dalam setiap inisiatif transformasi digital seiring dengan
semakin tingginya jumlah perangkat yang terkoneksi ke sistem TI perusahaan.
Riset Sophos menemukan bahwa pelaku kejahatan cyber di tahun 2017 akan semakin
handal dalam menemukan celah keamanan di mana sebagian besar terdapat pada
user. Hal ini perlu menjadi perhatian perusahaan untuk dapat mengedukasi
karyawannya selain dengan melindungi sistem TI mereka dengan solusi keamanan
menyeluruh yang dapat mendeteksi sekaligus mencegah aktivitas mencurigakan yang
terjadi di dalam ekosistem TI milik perusahaan,” jelas Djuniarto Lukman,
Country Manager Sophos Indonesia.

Virtus Showcase 2017 didukung
oleh berbagai vendor TI terkemuka, seperti Dell EMC, Sophos, Quest, Zimbra,
Riverbed dan Ruckus (Harry)