HP Hilang, Perwira Polri dan Jenderal TNI AD Bersitegang

0

Salah paham AKBP Lalu Muhammad dengan Brigjen TNI Subagyo yang viral di video

Jakarta, Investigasi.Today – ,Viralnya video salah paham gara-gara ponsel antara Perwira Polri, AKBP Lalu Muhammad Iwan dan Jenderal TNI AD, Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa persoalan tersebut sudah diselesaikan baik-baik.

“Hanya kesalahpahaman biasa dan sudah diselesaikan dengan baik oleh Kapolres dan Dandim Cilacap,” ungkapnya, Sabtu (8/6).

Brigjen Dedi juga menegaskan bahwa di lapangan TNI-Polri tetap solid dan meminta masyarakat tidak ikut terpancing jika ada pihak-pihak yang mencoba memperkeruh suasana lewat media sosial dengan narasi-narasi yang mengadu domba.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut terjadi di ruang makan di sebuah hotel di Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (3/6). Saat itu Brigjen Subagyo bersama keluarganya sedang makan sahur dan kebetulan di lokasi juga ada AKBP Lalu.

Ketika Brigjen Subagyo dan keluarga hendak meninggalkan tempat makan untuk kembali ke kamar hotel, AKBP Lalu menghampiri. Dia menanyakan HP-nya yang hilang kepada Brigjen Subagyo dan keluarga karena menduga HP-nya telah diambil karena tidak terlihat. AKBP Lalu juga meminta agar Brigjen Subagyo dan keluarganya diperiksa terlebih dulu.

Akibat peristiwa tersebut, salah paham pun terjadi. Namun, singkat cerita, ternyata HP AKBP Lalu ditemukan di atas sebuah meja setelah seorang office boy hotel diminta menghubungi ke nomor HP-nya. AKBP Lalu kemudian meminta maaf kepada Brigjen Subagyo dan keluarga-nya atas kesalahpahaman tersebut.

Kapolres Cilacap dan Komandan Kodim 0703/Cilacap ikut datang ke lokasi untuk memediasi keduanya. AKBP Lalu kemudian membuat pernyataan maaf tertulis di atas meterai kepada Brigjen Subagyo dan keluarga. Akhirnya kesalahpahaman tersebut berakhir dengan damai.

Dalam surat pernyataan tersebut, AKBP Lalu, yang menjabat Kasubbag Renops Wil Ro Binops SOPS Polri, memohon maaf atas kesalahpahamannya terhadap Brigjen Subagyo, yang menjabat Direktur Peralatan TNI AD. (Ink)