Monday, August 31, 2026
HomeBerita BaruTNI/PolriKapolres Gresik Turun Langsung, Propam ‘Menyisir’ Pelayanan Publik dan Potensi Pelanggaran Anggota

Kapolres Gresik Turun Langsung, Propam ‘Menyisir’ Pelayanan Publik dan Potensi Pelanggaran Anggota

Gresik, Investigasi.today – Pengawasan internal Polres Gresik diperketat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turun langsung mengecek pelayanan masyarakat di sejumlah satuan dan Polsek jajaran, Senin (31/8/2026).

Bukan sekadar kunjungan rutin, pengecekan tersebut juga melibatkan unsur Propam. Langkah ini menjadi sinyal bahwa kualitas pelayanan publik sekaligus perilaku personel menjadi perhatian serius pimpinan Polres Gresik.

Tiga lokasi menjadi sasaran pengecekan, yakni Polsek Kebomas, Sat Polairud Polres Gresik, dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gresik.

Kapolres didampingi Kabagops Kompol Arief Sukmo Wibowo, Kasipropam Iptu Eriq Panca Nur Patria, dan Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza. Mereka memantau langsung pelaksanaan tugas personel, terutama pada titik-titik yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

Kehadiran Propam dalam pengecekan tersebut sekaligus mempertegas bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya berjalan cepat. Prosedur, transparansi, disiplin, etika, hingga potensi penyimpangan juga harus diawasi.

Bukan Sekadar Cek Pelayanan

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menjadikan pengecekan lapangan sebagai bagian dari evaluasi internal. Setiap tahapan pelayanan didorong berjalan profesional dan sesuai ketentuan, sekaligus menutup celah terjadinya pelanggaran.

Mitigasi internal juga dilakukan melalui pemeriksaan administrasi personel, pembinaan mental, serta pengawasan terhadap pelaksanaan tugas sehari-hari.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya diarahkan kepada hasil pelayanan, tetapi juga menyentuh kesiapan dan kepatuhan personel yang berada di balik pelayanan tersebut.

Kapolres Gresik menegaskan, setiap anggota harus memahami bahwa tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap anggota harus memahami bahwa tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jaga disiplin, integritas, dan etika dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP Ramadhan.

Cegah Pelanggaran Sebelum Menjadi Masalah

Pengawasan internal, menurut Kapolres, bukan semata-mata untuk mencari kesalahan anggota. Justru langkah tersebut diarahkan sebagai mekanisme pencegahan agar potensi pelanggaran dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Pesan ini menjadi penting karena kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sangat ditentukan oleh pengalaman masyarakat ketika berhadapan langsung dengan anggota di lapangan.

Kapolres mengingatkan personel agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat maupun merusak citra Polri.

Dengan demikian, standar pelayanan bukan hanya soal cepat atau lambatnya sebuah urusan diselesaikan, tetapi juga apakah masyarakat mendapatkan pelayanan yang transparan, humanis, sesuai prosedur dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, diharapkan seluruh anggota semakin memahami tanggung jawabnya dan mampu memberikan pelayanan yang humanis, cepat, transparan, serta sesuai prosedur,” tambahnya.

Tiga Titik, Satu Pesan

Di Polsek Kebomas, Kapolsek Kompol Tatak Sutrisno menerima langsung kedatangan Kapolres. Sementara di Polsek Kawasan Pelabuhan Gresik, Kapolsek AKP Ali Fauzi turut mendampingi pengecekan. Di Sat Polairud, pengawasan diterima Kasat Polairud AKP I Nyoman Ardita.

Pengecekan di tiga lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan berlapis di lingkungan Polres Gresik.

Kapolres ingin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti pada slogan “pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat”, tetapi benar-benar terlihat dalam praktik sehari-hari.

Pada akhirnya, pengawasan internal menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga dua hal sekaligus: kualitas pelayanan publik dan integritas personel.

Sebab, satu tindakan menyimpang dari oknum anggota berpotensi menghapus kepercayaan yang dibangun oleh ribuan personel lainnya. Karena itu, bagi Polres Gresik, mencegah pelanggaran sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular