Kasus Video Suntik Mayat Di Rumah Sakit Siti Khodijah Berakhir Damai

0

SIDOARJO, investigasi.today – Beredarnya kasus video dugaan perawat menyuntik mayat Supariyah (67) warga Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, di Rumah Sakit Khodijah yang berdurasi 3:11 menit dan sempat viral di media sosial, kedua belah pihak akhirnya berdamai serta sama-sama saling meminta maaf, Jumat(16/2/2018).

Hal itu disampaikan oleh Masbuhin, kuasa hukum RS Siti Khodijah dihadapan para awak media sebelum menandatangai kesepakatan saat menggelar press release di RS Siti Khodijah.

Ia mengatakan, “dalam undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan menyebutkan bahwa tenaga kesehatan yang diduga melakukan kenakalan dalam profesinya harus diselesaikan melalui mediasi,” ucapnya.

Sebelumnya, antara kedua belah pihak sempat melakukan mediasi selama 2 kali. Yang pertama tanggal 6 dan pertemuan yang kedua tanggal 10 Februari.

“Dalam proses mediasi yang kedua, akhirnya muncul kesepakatan bersama yang mengikat dan alat bukti bahwa persoalan clear. Sehingga hari ini dibacakan diahadapan awak media dan ditandatangani,” terangnya.

Sementara Achemat Yunus kuasa hukum pihak ahli waris mengakui bahwa selama ini ada kesalahan komunikasi dan informasi dari pihak rumah sakit. “Kami akui karena ada kesalahan komunikasi dan informasi. Namun, setelah ada klarifikasi, kami menyadari itu”,katanya.

Dalam hasil kesepakatan itu, pihaknya mengatakan tidak ada konpensasi maupun tekanan apapun dari pihak rumah sakit. “Tidak ada tekanan maupun konpensasi dari rumah sakit”,tegasnya.

Tidak hanya itu, setelah tertandatanganinya pernyataan kesepakatan ini, segala tuntutan dari kedua belah pihak akan dicabut.

“Setelah press realease ini kami cabut semua tuntutan yang kami sangkakan serta tidak akan ada lagi masalah untuk kedepannya” pungkasnya. (ryo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here