Pakde Karwo Ingatkan Pancasila Harus Jadi Working Ideology

0

Surabaya,Investigasitop.com- Sebagai konsep ideologi, Pancasila sudah selesai. Namun
demikian, Pancasila seolah hanya sebatas ideologi yang kerap dipidatokan.
Diibaratkan berada di lorong sepi dan tak ada yang menyapa sama sekali. Karena
itu, kita harus menjadikan dan mengembalikan Pancasila sebagai working ideology
dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo
saat Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Prov. Jatim, Dewan Pertimbangan, PD
AMPG Prov. Jatim, PD KPPG Prov Jati periode 2016-2021 di Graha Beringin Kantor
DPD Partai Golkar Jatim, Jl. Menanggal Surabaya, Sabtu (6/5).
Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan,
menjadikan Pancasila sebagai working ideology artinya mengimplementasikan
nilai-nilai Pancasila dalam melaksanakan pekerjaan serta menyelesaikan segala
persoalan, mulai masalah kecil sampai besar, apalagi permasalahan politik. 
Pelaksanaan working ideology itu sesederhana seperti
masyarakat yang berkumpul dan bersama-sama dan bergotong-royong untuk
memberantas jentik nyamuk. Dalam lingkup lebih luas, working ideology juga
diterapkan dalam menapaki kehidupan demokrasi dengan menggerakkan kehidupan
horizontal dengan menghargai nilai kebersamaan.
“Karena itu, saya usul dalam pelantikan DPD Partai Golkar
ini, agar Pancasila dijadikan working ideology dan direalisasikan serta
diperjuangkan bersama. Ingat, semua organisasi harus berfalsafat dengan
Pancasila karena sudah menjadi konstitusi. Dan kita harus tunduk pada
konstitusi itu” katanya.
Selain itu, Pakde juga minta Golkar untuk terus berpihak
dan memperjuangkan nasib rakyat kecil di era liberalisasi sekarang. Hal itu
penting dilakukan agar rakyat kecil yang sering kalah di pasar bebas juga  bisa memperoleh kesejahteraan. Selain itu agar
tercipta keadilan pada proses pemberlakuan liberalisasi.
“Dalam liberalisasi, rakyat kecil akan kalah dalam
pertarungan jika tidak kita bela. Efisiensi tidak bisa diterapkan pada rakyat
kecil. Karena itu, keadilan bagi rakyat kecil harus selalu dituangkan dan
diperkuat dalam visi dan misi Golkar” ujarnya.
Pakde Karwo menambahkan, tugas berat berikutnya adalah
mengutamakan musyawarah mufakat dalam proses pengambilan keputusan. “Suara
banyak belum tentu baik, karena nilai tidak bisa dikuantifikasi. Satu suara
bisa membawa kedamaian dan keselamatan” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Pusat Partai Golkar, Setya
Novanto  mengatakan, Golkar akan terus
menjaga keutuhan NKRI dan memelihara kemajemukan di negeri ini. Secara khusus,
ia memuji Jatim yang sangat religius, damai, dan perkembangan ekonominya baik.
“Jatim punya ciri khas menonjol, yakni basisnya religius,
ketaatan santri terhadap kiai dan ulama sangat tinggi. Tak heran suasana di
Jatim begitu damai, sejuk, aman, dan kondusif, serta ekonominya bagus. Kemajuan
di Jatim juga berdampak besar bagi kemajuan nasional. Ini harus dijaga dan
ditingkatkan” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jatim yang baru
dilantik, Nyono Suharli Wihandoko mengatakan, pelantikan ini adalah momentum
untuk gerakan membangun soliditas partainya. Apalagi dalam menyambut agenda
politik di Jatim, seperti pilkada gubernur Jatim.
 “Pilkada dan Pileg
sudah terlihat di depan mata. Tidak ada pilihan selain kata kerja, kerja, dan
kerja” ujarnya.
Nyono mengatakan, terdapat 134 kader yang dilantik
sebagai pengurus DPD Partai Golkar Jatim, lalu dilanjutkan pelantikan pengurus
dewan pertimbangan, dan pelantikan anggota dan ketua dari AMPG dan KPPG. Dan
diakhiri launching website DPD Partai Golkar Jatim secara formal. (Humas/yit/adit)