Saturday, July 13, 2024
HomeBerita BaruJatimPemkab Mojokerto Siapkan 9.300 Dosis Vaksin PMK ke Sapi Perah

Pemkab Mojokerto Siapkan 9.300 Dosis Vaksin PMK ke Sapi Perah

Mojokerto, investigasi.today – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meluncurkan vaksin untuk mencegah penyebaran penyakit mulu dan kuku (PMK) di wilayahnya. 9.300 dosis vaksin PMK diprioritaskan untuk sapi perah milik para peternak di Bumi Majapahit pada tahap pertama.

Launching perdana vaksin PMK dilakukan Ikfina di Koperasi Unit Desa (KUD) Dana Mulya, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, pada tahap awal vaksinasi ini, 9.300 dosis vaksin PMK diprioritaskan untuk sapi perah sebagai penghasil susu.

“Sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian, vaksin akan diprioritaskan untuk komoditas sapi perah. Sehingga kami hari ini ada di KUD Dana Mulya yang memang ini adalah KUD untuk susu dari sapi perah,” kata Ikfina, Minggu (26/6).

Bupati perempuan pertama di Mojokerto ini menjelaskan vaksinasi dosis pertama tahap awal ini ditargetkan selesai 7 Juli nanti. Ikfina optimistis Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto mampu mencapai target tersebut. Ia meminta setiap sapi yang sudah divaksin PMK dosis pertama agar ditandai dan direkap.

Ikfina juga optimistis berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Mojokerto bersama stakeholder terkait mampu memutus rantai penyebaran PMK. Menurutnya, penyakit yang sedang menambah ini cepat menular, tapi tingkat kematian hewan berkuku belah rendah.

“Makannya kami upayakan dan perhatikan betul-betul mobilitas dari ternak. Kemudian memutuskan mata rantai dengan pengawasan terhadap mobilitas orang-orang yang kontak dengan hewan,” jelasnya.

Masing-masing sapi dan kambing di Kabupaten Mojokerto bakal disuntik vaksin PMK sampai dosis ketiga. “Yang pertama disuntikkan nanti. Kemudian yang kedua jarak dua minggu hingga satu bulan, yang ketiga jaraknya enam bulan dari yang kedua,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah menuturkan jumlah sapi dan kambing yang terjangkit PMK saat ini 4.013 ekor. Menurutnya, kasus PMK tersebar ke 18 kecamatan yang terdiri dari 191 desa.

Dari jumlah itu, sapi dan kambing yang berhasil disembuhkan dari PMK mencapai 2.563 ekor atau 63,48 persen. Sedangkan angka kematian sangat kecil, yakni hanya 0,65 persen.

“Rata-rata penambahan kasus harian PMK di Kabupaten Mojokerto sebanyak 84 kasus baru per hari,” ungkapnya.

Pada tahap awal vaksinasi PMK, tambah Nurul, 9.300 dosis vaksin akan disuntikkan ke 2.300 sapi perah dan 7.000 sapi potong. “Nanti akan diberikan untuk 10 kecamatan dan 63 Desa,” tandasnya. (Yanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular