Monday, May 20, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaPesan Wali Kota di Acara Bulan Bakti Gotong Royong dan Hari Kesatuan...

Pesan Wali Kota di Acara Bulan Bakti Gotong Royong dan Hari Kesatuan Gerak PKK

Surabaya, Investigasitop.com-Jelang datangnya bulan puasa Ramadan, warga Kota Surabaya diimbau untuk
mewaspadai ancaman tindak kriminalitas dan juga bahaya kebakaran. Imbauan
tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya, Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT ketika
membuka acara Bulan Bakti Gotong Royong ke-XIV dan Hari Kesatuan Gerak PKK
ke-45 di lapangan Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Senin (8/5/2017) pagi.

Disampaikan wali kota, mengacu pada kejadian di tahun-tahun sebelumnya, ada
tren bahwa angka kejahatan cenderung naik, utamanya ketika mendekati hari raya
Idul Fitri. Selain itu, kejadian kebakaran di pemukiman warga juga masih sering
terjadi. Karenanya, warga diingatkan untuk lebih disiplin dan mengurangi
keteledoran di rumah masing-masing. Semisal tidak teledor setelah memasak ataupun
mengunci pintu rumah.

“Mari membiasakan diri untuk belajar disiplin. Biasakan untuk mematikan kompor
setelah pemakaian dan juga mengunci pintu. Pencurian sering terjadi setelah
sahur. Saya mau kejadian kejahatan di Surabaya pas bulan Ramadan nanti turun,”
terang wali kota.

Untuk menekan terjadinya potensi kejahatan tersebut, wali kota menyebut perlu
ada gotong royong masyarakat dan juga Kamtibmas untuk meningkatkan keamanan dan
ketertiban di wilayah tempat tinggal masing-masing. Gotong royong masyarakat juga
wajib dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari sarang
nyamuk. Sehingga, ancaman penyakit demam berdarah bisa terus menurun. “Bila di
daerah lain masih ada yang KLB, di Surabaya terus turun,” imbuh wali kota.

Wali kota perempuan pertama di pemerintaha Kota Surabaya ini juga mengapresiasi
PKK dan Dharma Wanita Kota Surabaya yang disebutnya ikut punya peran besar
dalam percepatan pembangunan di Kota Pahlawan. Bahwa kegatan PKK tidak hanya
berupa kumpul-kumpul arisan. “Surabaya maju cepat karena PKK dan Dharma Wanita.
Saya banyak dibantu dengan cara yang fleksibel dan simpel. Ibu-ibu ini bergerak
dengan hati punya banyak peran. Ke depan, ayo terus ditingkatkan,” sambung wali
kota.

Wali kota juga berpesan agar peran karang taruna di setiap wilayah, lebih
ditingkatkan. Dengan keberadaan karang taruna, wali kota berharap bisa memantau
situasi anak-anak muda di Surabaya sekaligus memunculkan solusi. “Tolong
digiatkan karang taruna supaya saya bisa pantau berapa banyak yang belum dapat
kerja atau yang sudah kerja berapa besar penghasilannya. Saya tahu itu tidak
mudah untuk diselesaikan. Tapi minimal kita sudah melangkah,” sambung mantan
Kepala Bappeko Surabaya ini.

Kepala Bagian Pemerintahan Kota Surabaya, Eddy Chrisjanto mengatakan, ada empat
kegiatan utama di masyarakat untuk menyambut Bulan Bakti Gotong Royong ke-XIV
dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 ini. Yakni terkait dengan kemasyarakatan
seperti adanya wawasan kebangsaan, terkait lingkungan semisal kerja bakti,
terkait ekonomi seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan juga terkait sosial
seperti pengembangan budaya seni. “Seluruh kelurahan wajib melakukan itu. Ini
juga serentak dilakukan kegiatan pemberantasan sarang jentik nyamuk. Setiap
lurah wajb lapor di Line lurah,” jelas Eddy.

Selama acara tersebut, juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas
Kesehatan Kota Surabaya, pelayanan kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil dan juga KB Vasektomi oleh Dinas Pengendalian Penduduk
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya. Termasuk
juga pemberian penghargaan lomba bulan bakti gotong royong ke-XIV dan hari
kesatuan gerak PKK ke-45 yang diraih oleh Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan,
Kelurahan Gunung Anyar Tembok Kecamatan Gunung anyar dan Kelurahan
Margorejo.(bud) 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -












Most Popular