Peserta Lebih Banyak, Parade Budaya dan Bunga 2017 Lebih Semarak

0

Surabaya,Investigasitop.com- Ada banyak acara keren yang
diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menyemarakkan Hari Jadi
Kota Surabaya (HJKS) ke-724 pada 31 mendatang. Acara paling ditunggu masyarakat
adalah parade budaya dan bunga (culture parade & flowers) yang akan digelar
Minggu (7/5/2017) pagi.

Dibanding tahun lalu, agenda tahunan yang menampilkan iring-iringan mobil hias
dan kesenian (tari, atraksi koreo) ini bakal lebih semarak. Kesan semarak itu
terlihat dari jumlah peserta yang jauh lebih banyak. Parade budaya dan bunga
tahun ini juga menempuh rute berbeda dibanding tahun lalu. Bila sebelumnya
start dari kawasan Tugu Pahlawan dan finish di Balai Kota, maka tahun ini akan
finish di kawasan Taman Bungkul.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parwisata, Widodo Suryantoro mengatakan, jumlah
peserta parade budaya dan bunga tahun ini mencapai 75 peserta, jauh lebih
banyak dibanding tahun lalu yang 50 an. Ke-75 tersebut terdiri dari, 45 mobil
hias, 24 parade budaya dan enam (6) drumband. Diperkirakan, iring-iringan nya
akan mencapai lima kilometer. Pesertanya ada dari kota-kota yang menjadi sister
city Surabaya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, BUMN, BUMD
juga komunitas di Surabaya.
“Jumlah 75 itu yang tercatat hari ini. Bahkan nanti bisa bertambah. Parade nya
nanti akan start pukul 08.00 dan kami harapkan selesai pukul 12-an,” tegas
Widodo dalam jumpa pers di Kantor Bagian Humas, Kamis (4/5/2017).

Dengan rute pawai budaya dan bunga mencapai kurang lebih 5,3 kilometer dan akan
melintasi beberapa ruas jalan utama di Surabaya ini, tentunya akan berimbas
pada arus lalu lintas. Dalam hal ini, Dinas Perhubungan Kota Surabaya akan
melakukan rekayasa lalu lintas dari mulai di titik keberangkatan hingga di
beberapa ruas jalan yang dilalui.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, Dishub
akan menerjukan 140 personel untuk melakukan pengaturan parkir dan juga di ruas
jalan. Untuk rekayasa lalu lintas, diantaranya di sekitar lokasi pemberangkatan
depan Bapperov Jatim, yakni dari arah Timur: Jalan Jagalan-Jalan Sulung-Jalan
Kebon Rojo, dari arah Utara: Jalan Veteran-Jalan Kebon Rojo Sisi Timur-Jalan
Stasiun Kota/Jalan Kebon Rojo sisi Barat-Jalan Indrapura, dan dari arah Barat:
Jalan Tembaan, Jalan Bubutan dan Jalan Indrapura. Lalu penempatan palang
kuda/penutupan ruas jalan meliputi Jalan Pasar Besar setelah jembatan (Vihara
Mahavira-Depot Tambak Bayan), Jalan Pahlawan depan gedung BI/Bank Mandiri,
persimpangan Jalan Bubutan-Jala Kebon Rojo (bank BI sisi barat), dan
persimpangan Jalan Bubutan-Jalna Tembaan.

Rekayasa Lalu lintas dan pengalihan arus termasuk juga di persimpangan Jalan
Gubernur Suryo-Jalan Yos Sudarso-Jalan Pemuda-Jalan Panglima Sudirman serta di
persimpangan Jalan Uri Sumoharjo dan Jalan Pandegiling. “Dengan adanya
sosialisasi ini, masyarakat bisa mengantisipasi sejak awal. Imbauan kami,
masyarakat sebisa mungkin hindari jalur di tengah kota,” ujar Irvan. 

Selain personel dari Dishub, personel dari Polrestabes juga akan turun untuk
melakukan pengamanan. Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara
Siregar mengatakan, akan ada 250 personel Polrestabes yang turun. “Sebanyak 44
personel akan berjaga di sekitar lokasi start. Dan 206 personel akan berjaga di
jalur samping yang dilalui parade,” jelas AKBP Adewira.

Karena parade budaya dan bunga ini digelar hari Minggu yang artinya bersamaan
dengan acara Car Free Day (CFD) yang rutin di gelar di sepanjang jalan Raya
Darmo, termasuk di Taman Bungkul. CFD kali ini akan selesai lebih cepat dari
biasanya sehingga kendaraan bisa melintas. Raya Darmo sisi Barat rencananya
dibuka lebih cepat sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara untuk sisi Timur dipakai
rute peserta parade budaya dan bunga.(budi)