Monday, October 3, 2022
HomeBerita BaruHotViral di Medsos, Renovasi Ruang Kerja Megawati di BRIN Capai Rp 6,1...

Viral di Medsos, Renovasi Ruang Kerja Megawati di BRIN Capai Rp 6,1 M

Jakarta, Investigasi.todayViral di media sosial (medsos) tangkapan layar dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang perbaikan ruang kerja Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri yang nilainya mencapai Rp6 miliar.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) buka suara terkait renovasi ruang kerja Dewan Pengarah yang menelan biaya hingga Rp 6,1 miliar. Plt Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan (BKPUK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Driszal Fryantoni menyebut kalau renovasi bukan hanya dilakukan untuk ruang kerja Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri saja.

Driszal membenarkan kalau pihaknya akan melakukan renovasi ruang yang berada di lantai dua kantor BRIN. Namun, renovasi dilakukan untuk seluruh ruangan dewan pengarah BRIN.

“Perlu saya informasikan, biaya Rp 6,1 M adalah biaya renovasi seluruh lantai 2 yang sebelumnya merupakan ruang kerja eks Kepala BPPT. Lantai 2 tersebut akan kami renovasi menjadi ruang kerja-ruang kerja untuk semua Dewan Pengarah yang berjumlah 10 orang, bukan hanya untuk ketua dewan pengarah sendiri,” kata Driszal saat dikonfirmasi, Minggu (17/7/2022).

Driszal menuturkan kalau di lantai dua tersebut sebelumnya sudah ada kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang tamu, ruang rapat dan ruang kerja eks kepala BPPT. Kendati demikian ia tidak menampik kalau ilustrasi desain ruang tidur mewah yang tersebar di media sosial itu memang untuk Megawati.

“Itu bekas ruang istirahat eks kepala BPPT yang akan kita siapkan untuk ketua wanrah, jadi bukan untuk anggota yang lainnya,” ucapnya.

Driszal juga mengungkapkan kalau pengajuan renovasi itu murni datang dari BRIN sendiri, bukan keinginan Megawati. Pasalnya selama ini dewan pengarah BRIN kerap menggunakan ruang sementara di lantai 23.

Adapun biaya renovasi senilai Rp 6,1 miliar itu merupakan hasil rekomendasi.

“Mengenai besaran biaya yang dibutuhkan merupakan rekomendasi dari Kementrian PUPR melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan.”

Warganet di Twitter tengah sibuk memperbincangkan renovasi ruang kerja Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menelan biaya hingga Rp 6 miliar. Bukan dari kantong sendiri, renovasi tersebut ternyata menggunakan dana dari APBN Tahun 2022.

“Metode Pengadaan: Tender – Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur,” bunyi kutipan dalam salah satu kolom berkas tender tersebut.

Adapun ruang Dewan Pengarah yang bakal mendapatkan renovasi berada di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat atau kantor BRIN pusat.

Proyek ini bakal dibiayai dari APBN dengan nilai pagu paket Rp6.109.000.000,00 dan nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp 6.063.492.327,00.

Dalam tender itu, disebut ada 127 peserta yang mendaftar. Namun, laman itu tak menyebut dengan gamblang nama perusahaan yang mengikuti tender. Nama peserta hanya ditulis dengan angka saja.

Hingga hari ini, proses lelang tender pengerjaan ruang kerja Megawati tersebut sudah di tahap pengunduhan dokumen penawaran dari para peserta lelang. Penetapan pemenang lelang itu baru akan diumumkan pada tanggal 28 Juli 2022.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menjelaskan, ruangan tersebut nantinya tidak akan digunakan oleh Megawati saja. Ia menyebut seluruh Dewan Pengarah BRIN bakal menggunakannya. “Karena memang belum ada ruangannya untuk 9 anggota selama ini,” kata Handoko.

Adapun anggota Dewan Pengarah, selain Megawati, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Sudhamek Agoeng Waspodo Sunyoto, Emil Salim, I Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsudi Wahyu Kisworo, dan Tri Mumpuni. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -








Most Popular