Monday, July 22, 2024
HomeBerita BaruHukum & KriminalDiduga Lecehkan Pasien, Perawat Puskesmas di Lamongan Dipolisikan

Diduga Lecehkan Pasien, Perawat Puskesmas di Lamongan Dipolisikan

Lamongan, investigasi.today – Seorang oknum perawat puskesmas di Lamongan dilaporkan ke polisi. Pasalnya, ia diduga melakukan pelecehan seksual seorang pasien.

Oknum perawat yang dilaporkan berinisial RB (30). Ia diketahui bertugas di Puskesmas Sumberaji, Kecamatan Sukodadi. Sedangkan korbannya berinisial AA (19).

“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan perbuatan tak senonoh tersebut,” kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Senin (16/10).

Menurut Anton, peristiwa dugaan pelecehan tersebut terjadi pada Minggu (15/10) sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, korban merasakan sakit perut dan berniat berobat ke Puskesmas.

Korban tidak sendiri saat berobat, sebab ia ditemani temannya berinisial VA (22). Ketika sudah berada di Puskesmas, korban kemudian masuk ke ruang IGD puskesmas dan ditangani pelaku atau terlapor.

Seperti pelayanan pada umumnya, korban kemudian tidur telentang di atas bed ruang IGD. Kemudian korban diperiksa oleh terlapor dengan mengecek tensi, detak jantung dan memberikan alat bantu pernafasan.

Namun di luar dugaan, tiba-tiba pelaku kemudian melakukan pelecehan ke korban. Korban yang mendapat perlakuan tersebut selanjutnya berteriak dan menangis minta tolong.

“Korban kemudian meninggalkan ruang IGD dan mendatangi VA, temannya di ruang tunggu,” ungkap Anton.

Mendapati korban berteriak dan menangis, temannya langsung memeluk AA dan korban pun menceritakan apa yang dialaminya. Teman korban kemudian mengajak untuk keluar Puskesmas.

“Pelapor AA tetap tidak terima kejadian yang dialaminya dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lamongan, Minggu (15/10/2023) sekitar pukul 23.30 WIB,” terang Anton.

Anton menambahkan, laporan tersebut sedang ditangani. Sedangkan pelaku sudah didatangkan ke Polres untuk dimintai keterangan.

“Kami masih menangani kasus ini, pelapor semalam juga sudah kami mintai keterangan,” tandas Anton. (Lg)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular