Jadi Tersangka “Jalan Nangka”, Mantan Walikota Depok Penuhi Panggilan Polisi

0


Teks foto ; Mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail

JAKARTA, Investigasi.Today – Mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail akhirnya datang memenuhi panggilan penyidik Polres Depok untuk diperiksa sebagai tersangka tersangka kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka di Tapos, Depok, sekitar pukul 08.30 WIB dengan menggunakan mobil Innova berwarna hitam, Kamis (13/9).

Nur Mahmudi datang dengan ditemani pengacarannya, Iim Abdul Halim. Saat ditanya wartawan, Ia hanya tersenyum dan tidak berkomentar apapun sambil terus berjalan menuju ruang Reserse Kriminal Polres Depok.

Mengetahui hal tersebut, pengacaranya (Iim Abdul Halim) mengatakan bahwa kliennya dalam kondisi sehat dan siap diperiksa oleh penyidik.

Untuk diketahui Polres Depok sudah memanggil Nur Mahmudi untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/9) lalu. Saat itu Nur Mahmudi tidak bisa hadir karena masih dalam pemulihan usai terjatuh saat bermain Billy dan hanya diwakili oleh pengacaranya saja.

Kasus tersebut bermula saat proyek pelebaran Jalan Nangka di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, yang masuk perencanaan anggaran pada 2013 dan pembebasan lahannya sendiri baru berlangsung pada 2015. Namun, hingga kini pelebaran jalan itu tak kunjung tuntas.

Berdasarkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek tersebut merugikan negara hingga Rp 10,7 miliar. Kemudian Polresta Depok mengusut dugaan korupsi pelebaran jalan tersebut dan dalam perkembangannya menetapkan Nur Mahmudi dan eks Sekda Kota Depok Harry Prihanto sebagai tersangka. (Ink)