Kapolres ; Sidoarjo Jadi Wilayah Transit Peredaran Narkoba Dari Luar Kota

0

Sidoarjo, investigasi.today –
Banyaknya jaringan narkoba di kota kota besar, membuat Sidoarjo terkena imbasnya dengan dijadikannya Sidoarjo menjadi tempat transit dari barang haram tersebut.

Terkait hal ini, jajaran Polresta Sidoarjo tidak tinggal diam. Hanya dalam waktu sepekan, yakni sejak 14 – 20 Maret 2018, Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan 22 tersangka penyalahgunaaan barang haram dan terlarang.

Dari sekian banyak pengedar termasuk 22 tersangka yang seluruhnya adalah laki-laki tersebut, 16 orang diantaranya merupakan pengedar dan sisanya merupakan jaringan antar kota dengan barang bukti ganja sebanyak 455 gram, sabu seberat 177,96 gram, 21 unit ponsel dan uang senilai Rp 350 ribu.‎

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan beberapa jaringan yang berhasil diungkap diantaranya jaringan Krian, Jabon dan Candi yang juga diedarkan ke sejumlah kota .

Kapolres Sidoarjo menjelaskan, untuk jaringan Candi pemasoknya masih DPO yang masih dari wilayah sidoarjo. Sementara pada jaringan Krian, pemasoknya adalah dari wilayah Pamekasan Madura, dan untuk jaringan Jabon dari wilayah Pasuruan.

“Pemasokan sabu sering didatangkan dari kota Pamekasan Madura. Artinya masih didominasi wilayah Madura dan sekitarnya. Kemudian untuk yang ganja dari wilayah luar kota Sidoaarjo, sering di pasok dari kota Surabaya,” papar Kombes Pol Himawan Bayu Aji saat pers rilis di halaman Mapolresta Sidoarjo, Rabu (21/03).

Sekian banyaknya kasus narkotika yang terungkap, menurut Kapolres, wilayah Sidoarjo bisa dikatakan sebagai lokasi transit barang haram tersebut. Namun, yang di pesan melalui wilayah Sidoarjo, kemudian didistribusikan ke wilayah luar kota Sidoarjo .

Wilayah Sidoarjo mudah dijangkau dan pintu masuknya bisa dari beberapa tempat sehingga dipakai sebagai wilayah transit.

Kombes Pol Hiwaman pun mengimbau masyarakat untuk menginformasikan kepada kepolisian jika mengetahui peredaran narkoba.

“Kita juga selalu berkoordinasi dan terus mencari informasi untuk memberantas peredaran narkoba. Para tersangka yang diamankan tidak ada yang dibawah umur, dan kaum remaja”, pungkasnya. (yut/kudori)