Palsu Alamat Gugatan Cerai, Mantan Suami Dilaporkan Polisi

0

MALANG, investigasi.today – Yuyun Erviana 27 Tahun Warga Dusun Jeding Desa Rejosari Kecamatan Bantur di dampingi Kuasa Hukumnya Yuli Kriswanto, SH pada hari Selasa 7 Pebruari 2018 melaporkan dugaan pemalsuan alamat gugatan cerai yang di ajukan oleh mantan suaminya Khoirul Anam pada 25/8/17 yang telah di tetapkan pada 30 Oktober 2017, di pengadilan Agama Kabupaten Malang.

Sesuai keterangan Kuasa Hukum Yuyun bahwa dalam pengajuan gugatan ada dugaan penyimpangan terkait pemalsuan alamat yang di tujukan pada Kliennya.

Padahal alamat selama ini bertempat tinggal di Dusun Jeding Desa Rejosari Kecamatan Bantur, sedangkan alamat gugatan Cerai di alamatkan ke Dusun Tunjungsari RT. 22 RW 05 Desa Bantur Kec. Bantur Kabupaten Malang.

“Pantas saja Klien saya tidak pernah tau ada panggilan dalam gugatan Cerai mantan suaminya, orang alamatnya memang tidak sesuai dengan aslinya. Di duga ada unsur kesengajaan dengan alamat palsu itu”,ungkapnya.

Dengan kejadian tersebut Yuyun merasa di bohongi atas perbuatan suaminya akhirnya melakukan laporan Aduan ke Sat Reskrim Kepanjen Kemarin.

Satu tempat Yuyun saat di konfirmasi oleh Investigasi, “Saya kesal sekali mantan suamiku pergi ke luar negeri pada Tahun 2015 Maret ke Negara Brunai. Pulang dari Brunai pada Bulan April 2017, Khoirul Anam juga pulang dari Luar Negeri tidak ngabari pada saya, dia langsung pulang ke rumah orangtuanya, hingga 11 hari tidak ada komunikasi. Sebelum pulang ke Indonesia sekitar kurang 5 bulanan dia Telepon saya, ngomong mau Nikah lagi karena pacar barunya tidak mau di madu akhirnya saya sama mantan suami di cerai”, katanya.

“Mulai Bulan November 2016 saya beserta anak laki-laki satu-satunya yang masih berusia 4,5 Tahun tidak pernah lagi di nafkahi. Selama di luar negeri saya di kirim sekitar uang 8 juta, pada bulan Oktober 2016 dipinjam mertua saya, padahal akatnya pinjam tapi gak di kembalikan sampai mantan suamiku melakukan gugatan cerai dan hingga saat ini”,lanjutnya.

“Yang lebih ironosnya lagi sudah tidak lagi di nafkahi, malah diam-diam dia melaporkan saya pada polres pada 22/8/17 dengan aduan Pengerusakan rumah”,ungkapnya dengan nada kecewa.

“Memang pada saat itu saya pernah ambil genteng yang dulu saya bawa dari rumah orang tua dan pada saat itu saya masih berstatus suami istri dengannya, tapi anehnya saat proses pengajuan gugatan belum ada putusan malah melaporkan Aduan Pengerusakan”, ujar perempuan janda anak satu itu.

Yuli Kriswanto SH. Selaku kuasa Hukum Yuyun juga mengatakan terkait aduan yang telah dilakukan oleh Khoirul Anam (Mantan Suami Yuyun) itu kok bisa di terima ? Dengan penuh tanda tanya padahal masih belum ada putusan dalam gugatan cerainya”, tegas Pengacara muda itu.(Utsman)