Pemkab Sumenep Gelar Tasyakuran HSN, Tahun Baru Islam dan Haul Akbar Raja-Raja di Masjid Jamik

0

SUMENEP, Investigasi.Today – Pemerintah Kabupaten Sumenep Madura Jwa Timur menggelar malam tasyakuran Hari Santri Nasional dan tahun Baru Islam (Muharram) 1440 H serta Haul Akbar Raja – Raja Sumenep yang bertempat di depan Masjid Agung Jamik, Rabu (24/10) kemarin.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep DR KH Abuya Busyro Karim, MSi beserta Forpimda, semua OPD, para kiai dan alim ulama, semua Santri dari pondok pesantren dan keluarga besar Nahdatul Ulama (NU) se-Kabupaten Sumenep.

Para santri mengadakan kirab dari depan kantor PCNU jalan Trunojoyo menuju depan Masjid Agung Jamik.

Bupati Sumenep dalam sambutannya mengatakan “ saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus PCNU Sumenep dan semua hadirin yang telah hadir mengikuti Tasyakuran Hari Santri Nasional dan tahun Baru Islam [ Muharram ] 1440 H serta Haul Akbar Raja-Raja Sumenep,” ujarnya.

Busyro Karim juga menyampaikan bahwa pada hari Sabtu tanggal 27 sampai 31/10/2018 malam, Presiden Joko Widodo akan datang ke Sumenep untuk membuka acara Pesona Budaya Keraton dan Festival Keraton dan Masyarakat Adat Nusantara dan Asia ke V yang di selenggarakan di Kabupaten Sumenep.

“Silahkan hadir dan menyaksikan, ada seikitar 150 Raja dari 350 Kerajaan se Asean yang akan hadir di Bumi Sumekar ini,” tandasnya.

Ketua PCNU KH A.Panji Taufik , mengatakan acara malam tsyakuran ini bertujuan untuk membangkitkan lagi kegiatan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Kita semua harus menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman perpecahan.

“Bagi warga NU, NKRI adalah harga mati. Kita semua wajib memperjuangkan dan membentengi negeri yang tercinta ini, agar semua rakyat bisa hidup tentram aman dan damai. Indonesia sangat luas, terdiri dari banyak pulau, suku, bahasa, adat istiadat dan budaya serta bermacam agama, tapi negara kita adalah negara yang Bhinneka Tunggal Ika,” terangnya.

“Sebagai orang santri dan beragama, kita semua harus meningkatkan keimanan, saling toleransi dan santun pada sesama masyarakat,” pungkasnya ( Fathor )