Sejumlah LSM mendesak agar longsoran bukit segera di evakuasi

0

Banyuwangi, investigasi.today – Sejumlah tokoh dari jajaran LSM mendesak kepada pemerintah setempat agar supaya segera melakukan evakuasi sebuah bukit yang terletak di dusun Krajan desa Temuasri kecamatan Sempu kabupaten Banyuwangi karena bukit tersebut dinilai sangat membahayakan warga serta para pengguna jalan terlebih pada sa’at ini intensitas hujan di bumi Blambangan yang terjadi cukup tinggi.

Menurut ketua Komisariat Daerah RECLASSEERING INDONESIA Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat, LA LATI.SH menerangkan, ”
Warga dusun Krajan RT.03 RW.07 desa Temuasri Kecamatan Sempu kabupaten Banyuwangi merasa sangat resah pasalnya, Sebuah bukit setinggi hampir mencapai 10 meter yang berada di dusun krajan beberapa waktu lalu longsor lalu material tanah serta bebatuan berhamburan hingga menutup bahu jalan “,

“Bukit tersebut pada bulan Juli 2017 longsor dan memporak porandakan rumah milik salah satu warga sehingga sejumlah warga melaporkan peristiwa tersebut ke desa Temuasri dan kepada Reclasseering Indonesia karena bukit tersebut memang sering longsor dan sangat berbahaya bagi masyarakat serta pengguna jalan, Selanjutnya pada bulan Agustus 2017 Pihaknya pernah memfasilitasi dan mendampingi masyarakat dusun krajan Desa Temuasri untuk melakukan evakuasi dengan cara meratakan bukit tersebut dan hal itu di lakukan berdasarkan hasil keputusan rapat di desa Temuasri yang di hadiri oleh pihak Polsek Sempu, pihak Koramil Sempu, dan juga pihak Kecamatan serta tokoh masyarakat termasuk korban longsor dan juga pemilik lahan “,

” Dari dua kali rapat di desa Temuasri yang di hadiri oleh seluruh perwakilan dari instansi pemerintah setempat tersebut maka atas permintaan warga dan demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat maka di sepakati bahwa bukit tersebut akan segera di lakukan evakuasi/diratakan, Pada bulan Agustus 2017 dari pihak BPBD juga SATPOL PP kabupaten Banyuwangi juga pernah meninjau ke lokasi longsor dan mereka menginstrusikan untuk kordinasi dengan pihak pemerintah setempat agar
supaya di lakukan evakuasi,Namun dalam proses evakuasi menggunakan alat berat berupa exkavator terjadi Miss Komunikasi dengan pihak Kepolisian sehingga proses evakuasi di hentikan untuk sementara dan kami bersama masyarakat Temuasri sangat menyesalkan atas kejadian tersebut “,

” Masyarakat merasa resah dengan keadaan tersebut dan menyesal karena proses evakuasi telah di hentikan padahal bukit tersebut tergolong sangat membahayakan dan yang lebih di sesalkan lagi bahwa tidak jauh dari longsoran bukit tersebut yang
hanya berjarak kurang lebih 1 km tepatnya di desa Karangsari Kecamatan Sempu ada kegiatan dengan menggunakan alat berat Excavator yang di duga kuat tanpa mengantongi ijin resmi yang terkesan ada unsur pembiaran dan perlindungan oleh oknum yang terkait “,

” Saya berkali – kali datang ke Polsek Sempu menemui Pejabat Polsek untuk klarifikasi bahkan membuat laporan pengaduan tertulis termasuk Somasi ke Polsek sempu dan puncaknya pada hari Kamis 30 /11/ 2017 kami 9 orang dari perwakilan tokoh tokoh LSM dan elemen masyarakat datang ke Kekantor kecamatan sempu dan Kami di temui dari jajaran TNI dan POLRI serta Satpol PP kabupaten Banyuwangi “,

” Pihak pihak aparat penegak hukum yg hadir kami ajak ke TKP longsoran bukit biar bisa melihat sendiri bagaimana keadaan bukit tersebut dan harapan kami jangan sampai menungggu ada korban dulu baru bertindak, sebelum kejadian lebih parah dan merenggut nyawa warga sebaiknya segera di lakukan evakuasi. Saya mengajak instansi pemerintah terkait dan aparat penegak hukum untuk dapat menyelesaikan segala permasalahan di masyarakat dengan bijak untuk negara dan masyarakat ” , pungkas La lati.SH menerangkan. (Widodo)