Saturday, July 13, 2024
HomeBerita BaruHukum & KriminalSindikat Penggelapan Motor di Sidoarjo Sewa Gudang Milik TNI AD Rp 30...

Sindikat Penggelapan Motor di Sidoarjo Sewa Gudang Milik TNI AD Rp 30 Juta

Jakarta, investigasi.today – Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku berinisial EI dan MY, tersangka sindikat penggelapan ratusan kendaraan bermotor. Mereka menyewa gudang Balkir Puziad, Sidoarjo, Jawa Timur, milik TNI AD, untuk menyimpan barang hasil kejahatannya.

“Tersangka menyewa lahan, untuk menyimpan kendaraan barang bukti baik roda dua atau roda empat di sebuah gudang kosong di Buduran, Jawa Timur,” Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya, Rabu (10/1).

Penyewaan lahan milik TNI AD terlaksana atas persekongkolan pelaku dengan anggota TNI AD berinisial Kopda AS, Mayor BP, dan Praka J. Ketiga prajurit itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap, oknum anggota TNI AD itu mematok tarif pada setiap kontainer yang melakukan bongkar muat kendaraan hasil curian. Tarifnya mulai dari Rp 2 juta per kontainer dan setiap bulannya harus membayar Rp 30 juta.

“Dengan membayar setiap parkir kontainer Rp 2 juta, dengan estimasi perbulannya membayar Rp 20 juta sampai dengan Rp 30 juta,” ungkap Wira.

Kontainer yang membawa hasil kejahatan itu lalu dibawa dari ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk dikirim ke daerah Timor Leste. Pengiriman dilakukan secara bertahap setiap bulannya.

“Kemudian pengiriman kontainer dari Pelabuhan Tanjung Perak, ke Pelabuhan Dili Port, Kota Dili, dilakukan secara berkala bisa dilakukan setiap bulannya,” bebernya.

Atas perbuatannya, terhadap ketiga prajurit TNI tersebut dijerat dengan Pasal 126 dan 103 KUHP Militer.

Sementara terhadap 2 warga sipil, dikenakan Pasal 363 KUHP, Pasal 480 KUHP, Pasal 481 KUHP, Pasal 372 KUHP, serta Pasal 35 dan Pasal 36 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular