Peringati Hari Guru, Kabid Pembinaan SMA Bacakan Sambutan Menteri

0

JAMBI, Investigsi.Today – SMAN 1 Muaro Jambi menggelar upacara Peringatan Hari Guru pada Senin (26/11/2018) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Pembinaan SMA disdik Provinsi Jambi, H. Abdul Muhkti SPd, MH.

Pada kesempatan tersebut, Mukti membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. DR. Muhajir Effendy, M.A.P dalam memperingati hari guru. Tertera dalam konsep pidatonya, ada tiga kategori guru profesional.

“Pertama, guru yang profesional itu harus mampu dapat mengadirikan pembelajaran abad 21. Guru mampu membuat peserta didik berfikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Hal tetsebut tentu tidak akan dapat terwujud jika para guru berhenti bejalar dan mengembangkan diri” tegas Mukti dalam sambutannya membacakan Pidato Mentri Pendidikan.

“Kedua, seorang guru yang profesional hendaknya mampu membangun kesejawatan bersama rekan – rekan sejawatnya, para guru terus belajar dan mengembangkan diri, meningkatkan kecakapan untuk mengimbangi laju perkembangan zaman” tegas Mukti kembali dihadapan peserta upacara.

“Ketiga, seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya. Para guru Indonesia adalah pejuang guru pendidikan yang sesungguhnya. Yang menjalankan peran, tugas dan tanggungjawab mulia sebagai panggilan mulia. Dengan segala tantangan dan hambatan, para Guru Indobesia berada digaris terdepan mencerdaskan kehidupan bangsa” ujar Kabid yang selalu memberi motivasi dalam setiap kegiatannya.

Tambahnya, marilah kita jadikan hari Guru Nasional ini terus membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter. Kita mampu bersaing dalam kancah pergaulan global. Bangsa Indonesia menitipkan amanah kepada Bapak dan Ibu Guru, untuk memlihara dan mengembangkan jati diri bangsa, membentuk karakter generasi penerus bangsa agar bangsa ini menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang mandiri, berdaya saing dan penuh toleransi. Sungguh tugas yang amat berat jika dipikul seorang diri.

“Maka dari itu marilah kita bergandengan tangan menunaikan tugas mulia ini, dipundak Ibu Bapak Guru kami gantukan masa depan bangsa ini” ujarnya diakhir sambutan Pidato Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI. (Erfan).