Polisi Ringkus 10 Orang Sindikat Pencurian Spion Mobil di Jakbar

0
Ilustrasi pencurian spion mobil

Jakarta, Investigasi.today – Aksi meresahkan sindikat pencurian spion mobil akhirnya terhenti, sebanyak 10 orang tersangka berhasil diringkus Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Jakarta Barat di tempat berbeda.

Ke-10 tersangka tersebut adalah: FE (16), MR (16), IAS (21), AF (21), DSKI (24), FDA (23), SG (19), DS (26), MY (37) dan HH (17) yang adalah seorang residivis.

Saat dikonfirmasi terkait penangkapan komplotan pencurian spion mobil ini, Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo mengatakan ” iya benar, kami tangkap 10 tersangka. Salah satu tersangka itu HH merupakan seorang residivis,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (18/9).

Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Avrilendy Akmam menambahkan bahwa penangkapan para tersangka itu berawal ketika aksi pencurian kaca spion mobil di wilayah Tomang terekam oleh CCTV, Jumat (3/9). Rekaman itu pun viral di media sosial. Kemudian polisi pun melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku yang terekam melakukan pencurian.

Usai menangkap dua tersangka, polisi mendapati bukti baru tentang keberadaan sindikat pencurian kaca spion mobil.
“Berdasarkan hasil interogasi mereka main di TKP lain di Kebon Jeruk. Mereka main berempat, kadang berdua, bertiga,” tutur Avril.

Polisi akhirnya menangkap seluruh tersangka di wilayah Jakarta Barat. Mereka diketahui kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat, Depok dan Tangerang sejak satu tahun terakhir.

Selama beraksi, mereka selalu menjual spion hasil curian itu ke tersangka MY dan AF dengan harga beragam. “Tergantung merek, kalau spion Avanza bisa Rp300-400 ribu kalau yang merek lebih atas yang udah otomatis bisa lebih mahal,” jelas Avril.

Saat ini polisi masih mendalami modus yang dilakukan tersangka dalam mencuri kaca spion mobil dan juga mendalami adanya kemungkinan keberadaan tersangka lain yang tergabung dalam sindikat ini.

Akibat perbuatannya, para tersangka disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan 481 KUHP tentang tindak pidana penadahan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (Ink)