Sediakan Jasa Prostitusi, Bareskrim Gerebek Vanesa Karaoke dan Amankan 47 LC

0

Tangerang Selatan, Investigasi.today – Bareskrim Mabes Polri mengamankan 47 wanita pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di BSD, Tangerang Selatan. Untuk jasa berhubungan badan, pengelola tempat karaoke membandrol wanita-wanita itu dengan tarif Rp 3,3 juta.

Dalam keterangannya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan “Venesia BSD Karaoke Executive menyediakan perempuan untuk dapat berhubungan badan dengan tarif Rp 1,1 juta sampai Rp 1,3 juta per voucher dikali 3 voucher,” ungkapnya, Rabu (19/8).

Argo menambahkan sebanyak 47 pemandu lagu yang diamankan berasal dari berbagai daerah, di antaranya dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur tersebut berstatus korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Bermoduskan eksploitasi seksual pada masa pandemi COVID-19,” tandasnya.

Usai dilakukan tes rapid Corona, para wanita itu dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Argo menyebut Venesia BSD Karaoke Executive sudah beroperasi sejak Juni lalu, polisi akan terus menyelidiki dan mendalami kasus ini.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 7 orang yang berperan sebagai muncikari, 3 orang kasir, 1 orang supervisor, 1 orang manager operasional, dan 1 orang general manager Venesia BSD Karaoke Executive.

Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti di Venesia BSD Karaoke Executive, di antaranya kuitansi 2 bundel, voucher ladies 1 bundel per 19 Agustus 2020, uang tunai Rp 730 ribu sebagai uang booking-an perempuan pemandu lagu, 1 bundel form penerimaan wanita pemandu lagu, 1 bundel absensi wanita pemandu lagu, 14 baju kimono sebagai kostum para pemandu lagu dan 12 kotak alat kontrasepsi. (Ink)