Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru

0

SURABAYA, Investigasi.today – Momen Di hari Peringatan Hari Anak Nasional dicederai oleh sebuah kasus Dugaan Kekerasan Oknum Guru terhadap sejumlah siswa Sekolah Dasar  Negeri di Surabaya.

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di SDN Simomulyo 1 Surabaya 

Sejumlah siswa kelas 4 di SD sekolah dasar ini mengaku mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru wali kelas Berinisial LS.

Saat ini ada 2 Orang siswa kelas 4 SD yang mengaku mendapatkan perlakuan kasar dari oknum guru masing masing berinisial AS serta BG dari kedua siswa ini , siswa AS menderita Lebam Lebam pada tangan kanan, sedangkan siswa BG mengalami trauma secara Psikologis tak mau masuk sekolah karena takut mendapatkan kekerasan dari oknum guru.

Dari pengakuan pihak wali murid Putra Putrinya mendapatkan trauma karena hukuman yang diberikan oleh oknum guru yakni hukuman cubit jika salah atau tidak bisa menjawab soal.

Dalam penjelasannya jika Satu Soal salah maka akan mendapatkan Satu kali Cubitan namun jika salah menjawab 2 soal maka akan mendapatkan 2 cubitan begitu seterusnya hukuman cubit ini akan diberikan sesuai dengan jumlah jawaban salah pada soal yang di berikan.

Upaya mediasipun sudah dilakukan oleh pihak Orang Tua Wali Murid kepada pihak sekolah, orang tua wali murid inipun mengaku tidak menutup kemungkinan korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru wali kelas berinisial LS yang lebih dari 2 orang.

Menurut ,ST selaku orangtua walimurid mengungkapkan , ” 

Bahwa anak saya waktu kemarin sih bilang ke saya kalau salah mengerjakan tugas  atau soal kalau salah Satu dapat cubitan Satu, kalau salah 2 dapat cubitan 2  tergantung dari kesalahanya.Ungkapnya kepada wartawan Investigasi.
Beda dengan inisial AG selaku orang tua BG mengungkapkan 

anak saya dicubit bahkan dimarahin setiap hari nggak mau sekolah takut dimarahi katanya ,takut sama gurunya soalnya  anak saya kan tertutup ,dan baru  pindahan dari kelas 3 nya , belum mengenal gurunya ,harapan saya sih mana yang terbaik dan anak saya mau  kembali sekolah lagi.” Ungkap AG kepada wartawan.

Sementara terkait adanya dugaan kekerasan oleh Oknum guru kepada Sejumlah siswanya pihak sekolah SDN Simomulyo 1 Surabaya.

Menurut Marlikan selaku koordinator kesiswaan , ” mengatakan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Diknas Pendidikan Kota Surabaya, soalnya Selasa , ( 23 Juli 2019 ) oknum guru Berinisial LS pun sudah dipanģgil ke Diknas Pendidikan Kota Surabaya untuk memberikan Klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan ini.

Yang saya tau ibu pimpinan tadi sudah menemui wali murid dan  ibu kepala sekolah juga sudah memanggil yang bersangkutan sudah di adakan pembinaan secara interen oleh kepala sekolah kepada yang bersangkutan dengan beberapa koordinator guru diantaranya ; ada koordinator Kesiswaan dan umum , kemudian dari dinas sudah memanggil pada yang bersangkutan sudah dipanggil ke dinas tadi jam 1 siang dan berangkat kesana .” Ungkap Marlikan kepada wartawan.

Orang tua wali murid yang menjadi korban dugaan kekerasan oknum guru inipun mendesak kepada pihak sekolah untuk memberikan Sanksi dan melakukan mutasi kepada oknum guru yang diduga melakukan kekerasan. (Sri)