Thursday, August 18, 2022
HomeBerita BaruNusantaraTerbakarnya Gedung Cyber Mampang, Wagub Riza: Ungkap, Ada Unsur Sengaja Atau Tidak

Terbakarnya Gedung Cyber Mampang, Wagub Riza: Ungkap, Ada Unsur Sengaja Atau Tidak

Wagub Riza saat meninjau lokasi kebakaran

Jakarta, Investigasi.today – Sejumlah pihak meminta agar kepolisian mengungkap penyebab utama peristiwa kebakaran di Gedung Cyber, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang menewaskan dua orang. Salah satunya datang dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Saat meninjau lokasi kebakaran di Gedung Cyber, Mampang, Jakarta Selatan, Riza mengatakan bahwa penyelidikan akan diserahkan secara khusus kepada pihak kepolisian untuk memastikan ada unsur kesengajaan atau tidak pada peristiwa tersebut.

“Nanti pihak kepolisian yang akan melihat apakah ada unsur kesengajaan di sini atau tidak,” ungkapnya, Kamie (2/12).

Riza meyakini pihak pengelola gedung tidak mungkin memiliki niatan akan terjadi peristiwa tersebut. “Setiap pengelola berkepentingan agar gedung ini baik. Alhamdulilah, dari 12 lantai hanya ada di lantai 2,” terangnya.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan pihaknya akan mengevaluasi terkait kelayakan fasilitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mengantisipasi korban jiwa saat terjadi musibah atau kebakaran.

Hal itu tak terlepas dari tertutupnya semua jendela pada saat peristiwa terjadi sehingga menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi.

“Kita akan teliti apa yang jadi penyebab, semoga ke depan kita akan mengambil langkah-langkah,” tandas Riza.

Untuk diketahui, terbakarnya Gedung Cyber bermula dari percikan api yang muncul dari dalam ruangan server di lantai dua pada Kamis sekitar pukul 12.00 WIB.

Percikan api itu menimbulkan kepulan asap sehingga membuat panik karyawan yang ada di dalam gedung. Sekitar pukul 12.41 WIB, petugas datang ke lokasi dan langsung memadamkan sumber api di lantai dua.

Petugas juga mengevakuasi tiga korban yang terjebak di lantai dua gedung. Satu korban berinisial SF meninggal di tempat, sedangkan MRK sempat tidak sadarkan diri. Namun saat dilakukan perawatan di rumah sakit, nyawa MRK sudah tidak tertolong.

Kepala Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamart) Jakarta Selatan, Mulat Wijayanto mengatakan “Yang usia 18 tahun meninggal di lokasi, yang satunya lagi meninggal ketika dibawa ke RSUD Mampang,” ungkapnya.

“Satu korban lagi dinyatakan selamat dan sampai saat ini masih dalam perawatan medis,” lanjutnya. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -








Most Popular