Usai Diperiksa, Bupati Lampung Utara dan Lima Orang Lainnya Masuk Rutan KPK

0
Agung Ilmu Mangkunegara saat keluar dari gedung KPK

Jakarta, investigasi.today – Usai diperiksa secara intensif terkait dugaan kasus suap proyek di dua dinas, yakni Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, akhirnya Bupati Agung Ilmu Mangkunegara ditahan KPK.

Dengan tangan terborgol dan mengenakan rompi orange, Agung keluar dari gedung KPK dan digiring petugas menuju mobil tahanan KPK.
Rencana Agung akan ditahan untuk 20 hari kedepan demi kepentingan proses penyidikan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan “AIM (Agung Ilmu Mangkunegara) ditahan di rumah tahanan Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari kedepan,” ungkapnya, Selasa (8/10).

Tidak hanya Agung, dalam kasus ini KPK juga menahan lima tersangka lainnya di lokasi berbeda. Lima orang tersebut adalah Raden Syahril yang adalah orang kepercayaan Agung, Syahbuddin selaku Kepala Dinas PUPR, Wan Hendri selaku Kepala Dinas Perdagangan, dan dua orang swasta bernama Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh.

Dalam kasus ini, Agung bersama Syahril, Syahbuddin, dan Hendri, diduga menerima suap dari Chandra dan Hendra. Suap lebih dari Rp 1 miliar tersebut diduga diberikan terkait proyek di dua dinas, yakni Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan.

Sebagai pihak yang diduga menerima suap, Agung dan Syahril, Syahbuddin, dan Hendri dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sementara Hendra dan Chandra selaku pemberi suap dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Ink)