Cabuli Anak di Bawah Umur, Kakek Kasimoen Dihukum 5 Tahun Penjara

0

SURABAYA, Investigasi.today – Kasimoen (76), seorang kakek warga Pabean Cantikan, Surabaya, akhirnya divonis selama 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kasimoen selama 5 tahun penjara,” ucap ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan, saat membacakan amar putusannya di ruang Garuda 1, Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (11/03).

Tak hanya hukuman badan, terdakwa juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp 50 juta, jika tidak dapat membayar maka di ganti hukuman selama 3 bulan kurungan.

Menurut pertimbangan Majelis Hakim, terdakwa dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76 E UU No.17 tahun 2016 Jo UU RI No. 35 tahun 2014 Jo UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Vonis Majelis Hakim ini dinilai lebih rendah dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Made Sri Astri Utami dari Kejari Tanjung Perak Surabaya sebelumnya.

Atas putusan tersebut, baik JPU maupun terdakwa yang di dampingi oleh penasihat hukumnya, Fardiansyah SH., dari LBH LACAK menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir yang mulia,” kata JPU yang akrab dipanggil Made.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat terdakwa melihat korban MDAP (7), saat bermain di halaman depan rumahnya. Oleh terdakwa Kasimoen, korban kemudian dipanggil. Setelah korban mendekat, terdakwa langsung melakukan aksi bejatnya.

Kelakuan terdakwa, kemudian diketahui oleh saksi Rahmawati yang merupakan tetangga korban dan terdakwa. Hal ini lalu di laporkan kepada ibu korban. Oleh Ibu korban, terdakwa kemudian dilaporkan ke kantor polisi dan berlanjut hingga ke persidangan ini. (Ml).